Jember – Senja di Alun-Alun Nusantara Jember pada Minggu (17/8/2025) menjadi saksi khidmatnya prosesi penurunan Sang Saka Merah Putih dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ratusan warga dari berbagai kalangan hadir menyaksikan detik-detik bersejarah itu, di mana Bupati Jember, Muhammad Fawait, bertindak sebagai inspektur upacara.
Turunnya bendera Merah Putih bukan sekadar penutup perayaan, tetapi juga penanda semangat baru bagi masyarakat Jember. Perayaan yang sejak malam sebelumnya berlangsung semarak itu kini ditutup dengan pesan optimisme: mewujudkan Indonesia Emas melalui kerja nyata.
Dalam sambutannya, Bupati Muhammad Fawait menekankan pentingnya mengubah semangat kemerdekaan menjadi langkah konkret pembangunan. Ia menyoroti beberapa agenda prioritas, termasuk pengaktifan kembali Bandara Notohadinegoro dengan rute penerbangan Jember–Jakarta yang dijadwalkan mulai beroperasi pada awal September.
“Alhamdulillah, rangkaian acara sejak kemarin malam hingga sore ini berjalan lancar. Mudah-mudahan ini pertanda bahwa Indonesia Emas segera terwujud, dimulai dari Jember. Bandara sudah aktif, Insyaallah awal September sudah bisa dinikmati penerbangan Jember–Jakarta. Dan mudah-mudahan masalah utama bangsa ini, termasuk kemiskinan, bisa kita turunkan dengan semangat kemerdekaan,” ujar Gus Fawait.
Selain transportasi, sektor pendidikan juga menjadi perhatian utama. Bupati menyebutkan bahwa Pemkab Jember telah menyiapkan program beasiswa terbesar sepanjang sejarah daerah dengan target 20.000 pelajar. Pada tahun ini, sekitar 8.000 siswa akan menjadi penerima tahap pertama.
“Anak-anak Paskibraka hari ini adalah simbol harapan masa depan. Kita terus berbenah, memperbaiki fasilitas pendidikan, membangun infrastruktur sekolah, hingga menyiapkan sekolah percontohan sesuai amanah pemerintah pusat. Beasiswa ini bentuk komitmen kita untuk memuliakan anak-anak Jember sampai mereka lulus,” tegasnya.
Upacara penurunan bendera berlangsung tertib dan mengharukan. Tim Paskibraka dengan penuh disiplin melaksanakan tugas, disambut tepuk tangan masyarakat. Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada TNI-Polri serta para orang tua yang mendukung penuh para anggota Paskibraka hingga sukses menjalankan amanah negara.
Dengan prosesi ini, rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Jember resmi berakhir. Namun, gema semangat persatuan dan tekad membangun terus bergema, seakan menegaskan bahwa dari bumi Jember, cita-cita Indonesia Emas tengah dirajut dengan langkah-langkah nyata. (ADV).
