Madiun – Seperti fajar yang membawa harapan baru setelah sebulan penuh berpuasa, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sogaten Kota Madiun menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat. Momentum ini menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan tak hanya soal tindakan medis, tetapi juga tentang empati dan kepedulian.
Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur RSUD Kota Madiun, dr. Muhammad Nur, Sp.OG, mewakili jajaran direksi dan seluruh staf rumah sakit. Dalam pesan resminya yang dirilis menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H, manajemen RSUD Sogaten menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang profesional dan humanis kepada warga Kota Madiun dan sekitarnya. Perayaan Idul Fitri tahun ini diperkirakan jatuh pada [25 Maret 2026], menandai berakhirnya bulan suci Ramadan yang penuh refleksi dan pengabdian.
“Momentum Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan. Kami segenap direksi dan staf RSUD Sogaten Kota Madiun mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin,” ujar dr. Muhammad Nur dalam pernyataannya.
Ia menjelaskan bahwa sebagai institusi pelayanan publik, RSUD Sogaten tetap beroperasi selama masa libur Lebaran dengan pengaturan jadwal khusus. Unit gawat darurat, rawat inap, serta layanan penunjang medis dipastikan siaga untuk melayani masyarakat yang membutuhkan pertolongan kesehatan selama periode libur panjang.
Menurutnya, perayaan Idul Fitri bukan menjadi alasan untuk mengendurkan kualitas pelayanan. Sebaliknya, momen ini justru menjadi refleksi bagi seluruh tenaga kesehatan untuk memperkuat nilai-nilai ketulusan dan pengabdian. Ia menambahkan bahwa tantangan pelayanan kesehatan kerap meningkat saat musim libur, mulai dari lonjakan pasien hingga potensi kecelakaan lalu lintas arus mudik.
RSUD Sogaten sendiri merupakan salah satu rumah sakit rujukan di Kota Madiun yang memiliki berbagai layanan spesialis dan fasilitas penunjang medis. Dalam beberapa tahun terakhir, rumah sakit ini terus melakukan pembenahan, baik dari sisi sarana prasarana maupun peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Hal tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan terjangkau.
Selain menyampaikan ucapan Idul Fitri, manajemen rumah sakit juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan selama perayaan Lebaran. Pola makan seimbang, istirahat cukup, serta kewaspadaan terhadap penyakit musiman menjadi perhatian penting agar momen kebersamaan bersama keluarga tidak terganggu masalah kesehatan.
Suasana Idul Fitri di lingkungan RSUD Sogaten pun biasanya diwarnai dengan kegiatan internal seperti halal bihalal sederhana yang melibatkan tenaga medis dan karyawan, tanpa mengganggu pelayanan kepada pasien. Tradisi tersebut menjadi sarana mempererat solidaritas antarpegawai setelah menjalani tugas berat selama Ramadan.
Dengan semangat Idul Fitri 1447 Hijriah, RSUD Sogaten Kota Madiun berharap dapat terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Ucapan yang disampaikan bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan komitmen untuk hadir memberikan pelayanan terbaik, kapan pun dan dalam kondisi apa pun.
