Mojokerto – Setelah tiga hari penuh pembekalan dan pelatihan, kegiatan retreat gelombang pertama bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Mojokerto resmi ditutup pada Rabu (15/10/2025) kemaren. Bertempat di Ubaya Training Center, Trawas, sebanyak 120 peserta mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk penyegaran dan penguatan karakter kerja.
Penutupan acara dilakukan oleh Komandan Korem 082/CPYJ, Kolonel Inf. Batara Alex Bulo, yang secara khusus mengapresiasi semangat dan kedisiplinan peserta. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, turut hadir dalam kegiatan tersebut didampingi Plt. Kasatpol PP Kota Mojokerto Abd. Rachman Tuwo.
“Saya berharap retreat ini menjadi titik tolak semangat baru untuk meningkatkan kekompakan dan kedisiplinan seluruh anggota Satpol PP dan Damkar, demi pelayanan publik yang semakin optimal,” ujar Wali Kota, yang akrab disapa Ning Ita.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan bagi aparatur penegak ketertiban dan petugas tanggap darurat. Selama tiga hari, para peserta mendapatkan pembekalan fisik dan mental, latihan kerja sama tim, serta pelatihan peningkatan integritas dan profesionalitas.
Kolonel Batara Alex Bulo menegaskan pentingnya peran Satpol PP sebagai wajah pemerintah di lapangan dalam menjaga ketertiban dan keindahan kota.
“Tertib adalah tanggung jawab Satpol PP. Kalian adalah perpanjangan tangan pemerintah dalam memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman,” tegasnya.
Ia juga memberikan penghargaan khusus bagi personel Damkar, yang disebutnya sebagai garda terdepan penanggulangan bencana dan penyelamatan.
“Damkar bukan hanya tentang memadamkan api. Mereka harus siap kapan saja menangani berbagai situasi darurat, dari evakuasi warga hingga bencana non-kebakaran. Ini pekerjaan mulia yang membutuhkan kesiapan mental dan fisik luar biasa,” ujarnya.
Kegiatan retreat ini menjadi ruang reflektif sekaligus motivatif untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan humanisme dalam pelayanan. Peserta diharapkan mampu mengimplementasikan pembelajaran dalam rutinitas kerja harian mereka.
“Jadilah agen perubahan yang positif di lapangan. Tingkatkan terus profesionalitas dan jangan lelah berkontribusi untuk masyarakat,” pesan Batara menutup sambutannya.
Retreat ini diharapkan mampu memperkuat integritas dan semangat korps, serta membangun SDM aparatur yang siap menghadapi tantangan pelayanan publik dengan sigap, tanggap, dan humanis.
