Bondowoso – Ramadan menjadi bulan berbagi sekaligus menjaga ketahanan tubuh. Di tengah suasana puasa, ribuan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalir ke puluhan sekolah di Kecamatan Pujer, menghadirkan dukungan nutrisi bagi para siswa yang tetap beraktivitas belajar.
Sebanyak 2.093 paket MBG menu kering disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Padasan Pujer selama bulan suci Ramadan. Distribusi dilakukan dari kantor SPPG yang beralamat di Jalan Pesantren, Desa Padasan, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso. Program ini menyasar 20 lembaga pendidikan mulai dari jenjang PAUD, TK, RA, SD, MI, SMP, MTs, MA, SMA hingga SMK di wilayah tersebut.
Menu yang dibagikan terdiri atas roti vanila, kacang koro, kurma, dan susu. Skema menu kering dipilih sebagai bentuk penyesuaian dengan kondisi siswa yang sedang menjalankan ibadah puasa. Paket tersebut dirancang agar praktis disimpan dan dikonsumsi saat waktu berbuka.
Asisten lapangan SPPG Padasan Pujer, Mochammad Affan Obaidillah, menegaskan bahwa perubahan menu bukan berarti mengurangi kualitas gizi yang diberikan kepada siswa.
“Kami menyesuaikan menu agar tetap sehat, bergizi, dan praktis dikonsumsi saat berbuka puasa. Tujuannya agar siswa tetap mendapatkan asupan nutrisi yang cukup meskipun sedang berpuasa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, komposisi makanan telah disesuaikan dengan standar kebutuhan gizi anak usia sekolah. Kandungan karbohidrat, protein, serta asupan energi dalam paket tersebut diharapkan mampu menjaga daya tahan tubuh dan konsentrasi siswa selama menjalani aktivitas belajar di bulan Ramadan. Dengan asupan yang seimbang, siswa diharapkan tidak mudah lelah dan tetap fokus mengikuti pelajaran.
Respons positif pun terlihat dari para peserta didik. Banyak siswa tampak antusias saat menerima paket MBG. Selain praktis, menu yang diberikan dinilai sesuai untuk berbuka puasa dan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian mereka. Pihak sekolah menyebut program ini menjadi dukungan penting di tengah perubahan pola makan selama Ramadan.
Sejumlah wali murid turut mengapresiasi langkah tersebut. Mereka menilai program MBG membantu meringankan beban pengeluaran keluarga sekaligus memastikan anak-anak tetap memperoleh asupan gizi yang layak. Terlebih, tidak semua orang tua memiliki waktu dan kemampuan untuk menyiapkan menu berbuka yang memenuhi standar gizi seimbang setiap hari.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia. Selain bertujuan menekan angka stunting, program ini juga diharapkan mampu menunjang kualitas pembelajaran di sekolah. Asupan gizi yang memadai diyakini berkontribusi terhadap peningkatan daya pikir, kebugaran, dan produktivitas siswa.
Pemerintah Indonesia menargetkan program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak wilayah. Dengan dukungan berbagai pihak, MBG diharapkan menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi muda yang sehat, kuat, dan berdaya saing.
Di bulan penuh berkah ini, distribusi ribuan paket gizi di Pujer menjadi bukti bahwa perhatian terhadap kesehatan anak tetap menjadi prioritas, bahkan saat ritme kehidupan berubah karena puasa.
