Samarinda – “Sekretaris adalah penggerak mesin organisasi.” Pesan itu menjadi napas utama dalam Rapat Koordinasi Sekretaris DPD Partai Keadilan Sejahtera se-Kalimantan Timur yang digelar DPW PKS Kalimantan Timur, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran Sekretaris dan Wakil Sekretaris DPW PKS Kalimantan Timur bersama para sekretaris DPD PKS dari sembilan kabupaten dan kota. Forum koordinasi ini digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal, menyelaraskan program organisasi, serta memastikan agenda dan target partai dapat berjalan secara efektif di masing-masing daerah.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa yang dipimpin Risman, S.H. Rangkaian pembukaan tersebut menjadi pengantar sebelum para peserta membahas penguatan peran kesekretariatan sebagai pusat koordinasi, administrasi, komunikasi, serta pengendalian program kerja partai di tingkat wilayah maupun daerah.
Sekretaris DPW PKS Kalimantan Timur, Wasis Riyanto, S.Hut., dalam sambutannya menegaskan bahwa jabatan sekretaris tidak dapat dipandang hanya sebagai posisi administratif. Menurutnya, sekretaris memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga ritme kerja organisasi, memastikan komunikasi antarpengurus berjalan lancar, serta menghubungkan berbagai bidang agar bergerak menuju tujuan yang sama.
“Posisi sekretaris memegang peran yang sangat vital dan strategis sebagai motor penggerak organisasi, navigator, serta orkestrator mesin partai,” tegas Wasis Riyanto.
Ia menjelaskan, sekretaris menjadi salah satu unsur penting yang menentukan tertib atau tidaknya perjalanan organisasi. Setiap keputusan, agenda, program, dan evaluasi membutuhkan koordinasi yang kuat agar dapat dipahami serta dilaksanakan secara seragam oleh seluruh struktur partai.
Melalui rapat koordinasi tersebut, para sekretaris DPD diharapkan mampu memperkuat hubungan kerja dengan jajaran DPW maupun pengurus di tingkat daerah. Kesamaan arah dinilai penting agar setiap kebijakan organisasi dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing kabupaten dan kota.
Forum itu juga menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antarsekretaris dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi. Pertukaran informasi, pengalaman, serta pola kerja diharapkan dapat membantu setiap DPD meningkatkan efektivitas tata kelola dan pelaksanaan program.
Wasis menilai kekuatan sebuah organisasi politik tidak hanya ditentukan oleh besarnya dukungan masyarakat, tetapi juga oleh kemampuan struktur internal dalam bekerja secara disiplin, terencana, dan berkelanjutan. Karena itu, sekretariat perlu menjadi pusat kendali yang mampu memastikan setiap program berjalan sesuai jadwal dan target yang telah ditetapkan.
Selain menjalankan fungsi koordinasi, sekretaris juga memiliki tugas menjaga eksistensi gerakan dakwah politik PKS di tengah masyarakat. Peran tersebut dilakukan melalui penguatan komunikasi organisasi, pendokumentasian kegiatan, pengawalan keputusan, serta pemantauan terhadap pelaksanaan agenda pelayanan kepada masyarakat.
Rapat koordinasi itu sekaligus diarahkan untuk memperkuat kesiapan organisasi dalam menghadapi agenda politik mendatang. Setiap sekretaris DPD diminta memastikan struktur partai di daerah bergerak secara aktif dan mampu menjalankan program pemenangan secara terukur.
Keberhasilan target partai, menurut Wasis, membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pengurus. Namun, sekretaris memegang posisi penting dalam menyatukan langkah, mengatur alur komunikasi, dan menjaga kesinambungan kerja agar tidak berjalan sendiri-sendiri.
Kehadiran sekretaris dari sembilan DPD kabupaten dan kota menunjukkan komitmen struktur PKS di Kalimantan Timur untuk membangun koordinasi yang lebih solid. Pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan kesamaan pemahaman mengenai fungsi kesekretariatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan organisasi di seluruh tingkatan.
DPW PKS Kalimantan Timur berharap hasil rapat koordinasi tidak berhenti pada pembahasan dalam forum. Para peserta diminta menerapkan kesepakatan, memperbaiki pola komunikasi, serta memperkuat pengawalan program ketika kembali ke daerah masing-masing.
Dengan sekretariat yang tertata, komunikasi yang terjaga, dan sinergi yang semakin kuat, PKS Kalimantan Timur optimistis seluruh agenda organisasi serta target pemenangan dapat direalisasikan secara optimal. Konsolidasi para sekretaris pun menjadi bagian penting dalam memastikan mesin partai terus bergerak terarah dan mampu menjawab tantangan politik di daerah.
