Tenggarong – Sedikit demi sedikit, baja dan beton terangkat ke langit Tenggarong, membentuk lengkungan harapan bagi konektivitas yang lebih baik. Pembangunan Jembatan Besi di Kecamatan Tenggarong kini menunjukkan progres menggembirakan, dengan capaian konstruksi telah mencapai 80 persen pada Kamis (23/10/2025).
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kutai Kartanegara, Lisda Juniarti, mengungkapkan bahwa progres terkini menunjukkan pengerjaan girder beton di sisi Kartini segera dimulai. Sementara itu, untuk sisi Panjaitan, masih menunggu usia beton mencukupi sebelum dilakukan pemasangan.
“Kalau untuk Jembatan Besi di Kecamatan Tenggarong, progres sekarang sudah mencapai 80 persen. Per kemarin itu erection untuk girder benteng tengah sudah dilakukan. In syaa Allah dalam beberapa hari ke depan, girder beton di sisi Kartini akan dipasang. Untuk sisi Panjaitan itu masih nunggu umur, in syaa Allah akhir Oktober ini sudah dan juga sudah pengecoran lantai pada jembatan selesai,” jelas Lisda.
Proyek ini menjadi bagian penting dari pengembangan infrastruktur transportasi di Kukar. Jembatan tersebut dirancang sebagai jalur alternatif strategis yang akan mengurai kemacetan dan mempercepat mobilitas warga dari dua sisi kota, yaitu Jalan Kartini dan Jalan Letjen Sutoyo (Panjaitan).
Setiap elemen yang terpasang pada struktur jembatan menjadi simbol komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan dan membuka akses yang lebih luas bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kukar sendiri telah menyatakan bahwa proyek ini merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah. Dengan terus bergeraknya progres lapangan, masyarakat Tenggarong kini mulai merasakan dampak positif dari proyek yang telah lama dinanti ini.
Diharapkan, saat seluruh tahapan selesai tepat waktu, Jembatan Besi akan menjadi sarana vital yang mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal, mengurangi waktu tempuh, dan memperlancar arus logistik maupun pergerakan warga sehari-hari. (ADV).
