Mojokerto – Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pj Wali Kota Mojokerto M Ali Kuncoro berziarah ke makam Riyanto, anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama yang gugur karena terkena ledakan bom saat mencoba menyelamatkan Gereja Eben Haezer di Mojokerto pada malam 24 Desember 2000 lalu.
Ziarah itu dilakukan Mas Pj Wali bersama jajaran Forkopimda Kota Mojokerto usai gelaran Apel Operasi Lilin Semeru 2023, di Lapangan Patih Gajah Mada, Polres Kota Mojokerto.
Ali mengatakan, ziarah ke makam Riyanto merupakan bentuk penghormatan pada sosok Riyanto yang telah memberikan cerminan tentang tingginya heroisme dan toleransi antarumat beragama.
“Tadi pagi kami bersama forkopimda sudah menggelar apel. Selain memastikan semua elemen Kota Mojokerto siap untuk menyambut perayaan natal dan tahun baru, kami juga sekaligus ingin mengingatkan kita semua tentang pentingnya menumbuhkan rasa kemanusiaan yang tinggi, solidaritas dan toleransi diantara umat beragama seperti apa yang dilakukan oleh almarhum Riyanto,” kata Ali.
Sebagaimana diketahui sosok Riyanto sangat melekat kuat pada ingatan para warga masyarakat Mojokerto. Berkat pengorbanan Riyanto, ratusan jemaat gereja yang mengikuti misa Natal terselematkan karena bom dibawa lari Riyanto menjauh dari gereja.
“Betapa bahwa nilai ketangguhan yang berlandaskan toleransi tanpa memandang perbedaan harus terus digemakan. Semangat yang dibawa Riyanto inilah yang harus kita gelorakan di masa saat ini, demi mewujudkan Mojokerto yang guyup rukun dan damai,” tegasnya.
Lebih lanjut Ali menegaskan bahwa Pemkot Mojokerto akan berupaya maksimal dalam mewujudkan perayaan Nataru yang aman, damai, dan kondusif. Tak kurang ada sekitar 200 personel gabungan yang dilibatkan untuk mengamankan Kota Mojokerto.
“Kita berdoa, upayakan dan pastikan bahwa kejadian seperti tahun 2000 tidak terjadi lagi di Kota Mojokerto,” tutur Ali. “Kita akan rayakan Nataru 2023-2024 dengan penuh kekhidmat dan kegembiraan,” pungkasnya.
Ziarah ke makam Riyanto ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan Pj Wali Kota Mojokerto dalam rangka menyambut perayaan Nataru. Dalam sehari ini, Mas Pj Wali juga melakukan serangkaian safari, seperti silaturahmi dengan Ketua PCNU Kota Mojokerto. Silaturahmi yang erat dilakukan Ali untuk membangun persamaan persepsi dan pemahaman demi pembangunan Kota Mojokerto ke depan.
Ziarah ke makam Riyanto ini merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan Pemkot Mojokerto terhadap sosok Riyanto yang telah menjadi simbol toleransi dan perdamaian di Kota Mojokerto. Semoga semangat Riyanto terus menginspirasi kita semua untuk senantiasa menjaga kerukunan dan kedamaian antar umat beragama.
