Mojokerto – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Operasi Keselamatan Semeru 2024 digelar di Kota Mojokerto. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, demi mewujudkan berkendara yang aman dan menjamin keselamatan pengguna jalan.
Pj Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro, mengingatkan warganya untuk senantiasa disiplin dan tidak melanggar peraturan lalu lintas. “Tolong ini dipatuhi. Mari kita biasakan tertib berlalu lintas. Ini juga demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Mari saling menghormati hak pengguna jalan lainnya,” ujar Mas Pj, sapaan akrabnya.
Operasi Keselamatan Semeru 2024 ini fokus pada delapan target prioritas pelanggaran lalu lintas, di antaranya:
- Berkendara melebihi batas kecepatan dan balap liar
- Pengemudi masih di bawah umur
- Berkendara di bawah pengaruh alkohol/mabuk
- Pengendara yang menggunakan HP
- Pengendara motor yang tidak memakai helm
- Pengendara mobil tidak menggunakan safety belt
- Kendaraan yang tidak sesuai spektek/knalpot brong
- Pengendara dengan konvoi dan arak-arakan
Mas Pj menekankan bahwa kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, meskipun terkesan sederhana, berperan cukup signifikan dalam mencegah kecelakaan lalu lintas. “Memakai helm, memasang sabuk pengaman, tidak menggunakan HP, tidak melawan arus, ini adalah beberapa contoh kepatuhan yang terkesan sederhana. Tapi berperan cukup signifikan dalam mencegah kecelakaan lalu lintas,” kata Mas Pj.
Berdasarkan data, jumlah pelanggaran lalu lintas di Jawa Timur pada tahun 2023 mengalami kenaikan signifikan sebesar 13,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Pelanggaran terbanyak adalah tidak memakai helm (14.292 kasus) dan melawan arah (719 kasus).
Lebih miris lagi, berdasarkan data WHO (World Health Organization), sekitar 1,35 juta orang meninggal setiap tahun akibat kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, Operasi Keselamatan Semeru 2024 diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran di Kota Mojokerto.
“Semoga melalui pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2024, angka kecelakaan lantas dan pelanggaran lalu lintas di Kota Mojokerto dapat menurun secara signifikan,” pungkas Mas Pj.
Operasi Keselamatan Semeru 2024 merupakan upaya bersama untuk mewujudkan keselamatan dan kenyamanan di jalan raya. Mari kita patuhi peraturan lalu lintas dan berkendara dengan penuh tanggung jawab.
