Kutim – Pergantian pimpinan di Polres Kutai Timur resmi berlangsung dengan semangat estafet pengabdian. Jabatan Kapolres Kutai Timur kini diemban AKBP Aryansyah, S.I.K., M.H., setelah menerima tongkat komando dari AKBP Fauzan Arianto, S.H., S.I.K., M.H. Pergantian tersebut menandai babak baru dalam upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Serah terima kepemimpinan dilakukan secara resmi sebagai bagian dari regenerasi organisasi di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia. Selama kurang lebih satu tahun memimpin Polres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian yang berhasil diwujudkan bersama seluruh personel, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ia menilai situasi keamanan yang kondusif menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan pembangunan nasional maupun daerah.
“Alhamdulillah satu tahun di Kutai Timur menjadi perjalanan yang sangat berharga. Banyak prestasi dan inovasi yang telah kita bangun bersama. Kami berharap seluruh agenda pembangunan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dapat terus dikawal dengan situasi keamanan yang kondusif,” ujar AKBP Fauzan Arianto kepada awak media di Gedung Serba Guna Bukit Pelangi Sangatta Utara Kutim, Senin (13/7/2026).
Ia menegaskan, Polres Kutai Timur akan terus mengedepankan pelayanan publik yang profesional dan humanis. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi institusi kepolisian dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum. Fauzan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan berbagai informasi positif kepada masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan media atas kebersamaan selama ini. Tanpa dukungan media, berbagai kinerja dan prestasi Polri tidak akan tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, AKBP Aryansyah mengaku bersyukur atas amanah yang diberikan pimpinan Polri untuk memimpin Polres Kutai Timur. Ia menyatakan komitmennya melanjutkan program-program positif yang telah dirintis pendahulunya, sekaligus mempertahankan berbagai capaian yang telah diraih.
“Ini merupakan kehormatan bagi kami dipercaya memimpin Polres Kutai Timur. Kami akan meneruskan seluruh program yang telah dibangun oleh Bapak AKBP Fauzan Arianto serta mempertahankan berbagai prestasi yang telah dicapai. Fokus kami tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kutai Timur,” ujar AKBP Aryansyah.
Selain menyampaikan komitmennya dalam pelayanan publik, Kapolres baru juga mengingatkan masyarakat agar semakin waspada terhadap maraknya kejahatan digital. Menurutnya, perkembangan teknologi turut dimanfaatkan oleh pelaku kriminal untuk melakukan berbagai bentuk penipuan berbasis internet yang jaringannya bahkan melintasi batas negara.
Ia menjelaskan, modus kejahatan siber kini semakin beragam, mulai dari penipuan melalui aplikasi pesan singkat, media sosial, hingga tawaran pekerjaan dengan imbalan tertentu. Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap tautan atau pesan yang dikirim oleh pihak tidak dikenal.
“Apabila menerima pesan WhatsApp atau media sosial yang berisi tautan dari orang yang tidak dikenal, jangan pernah diklik karena hampir dipastikan merupakan upaya penipuan. Begitu juga dengan tawaran mendapatkan uang hanya dengan memberikan tanda suka atau mengikuti arahan tertentu. Pada akhirnya korban akan diminta mentransfer sejumlah uang dan itu merupakan modus penipuan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa tindak pidana siber memiliki karakter lintas negara sehingga membutuhkan kewaspadaan tinggi dari masyarakat. Karena itu, edukasi mengenai keamanan digital akan terus menjadi bagian dari upaya preventif Polres Kutai Timur agar masyarakat tidak mudah menjadi korban kejahatan berbasis teknologi.
Dengan pergantian kepemimpinan tersebut, Polres Kutai Timur diharapkan dapat terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, media, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan yang aman, tertib, dan kondusif demi mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kutai Timur.
