Jombang – Di usia yang kian matang, Serikat Karyawan (Sekar) Perhutani kembali menegaskan eksistensinya sebagai penggerak solidaritas pekerja. Suasana khidmat bercampur harapan menyelimuti Aula Kantor Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang saat peringatan Hari Lahir Sekar ke-21 digelar dengan tasyakuran dan doa bersama, seolah menjadi jeda reflektif di tengah dinamika dunia kehutanan yang terus berubah.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (12/01/2026) tersebut merupakan rangkaian peringatan hari jadi Sekar yang jatuh pada 11 Januari 2026. Dengan mengusung tema “Bergerak Bersama Tumbuh Lebih Kuat”, acara ini diikuti oleh jajaran manajemen, pengurus serikat karyawan, serta perwakilan pegawai di lingkungan Perum Perhutani KPH Jombang. Tema tersebut mencerminkan semangat kolaborasi di tengah tantangan organisasi dan keterbatasan sumber daya manusia yang dihadapi perusahaan.
Administratur Perhutani KPH Jombang, Enny Handhayany Y.S, dalam sambutannya menegaskan bahwa usia 21 tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah serikat pekerja. Ia menilai kontribusi Sekar selama ini telah dirasakan secara nyata, baik dalam memperjuangkan aspirasi karyawan maupun dalam mengawal kebijakan perusahaan agar tetap berpihak pada keberlanjutan dan kesejahteraan bersama.
“Kami dari manajemen KPH Jombang akan terus mengawal berbagai masukan dari serikat karyawan dalam rangka memperbaiki kebijakan-kebijakan baru, demi manfaat perusahaan dan seluruh karyawan,” ujarnya dalam sambutan yang disampaikan di hadapan peserta acara.
Ia juga mengajak seluruh elemen organisasi untuk menjaga sikap dan perilaku dalam berorganisasi, tidak hanya pada saat kegiatan seremonial. Menurutnya, konsistensi dan etika dalam berorganisasi menjadi fondasi penting agar Sekar benar-benar memberi manfaat melalui kontribusi dan gagasan yang konstruktif. Enny menegaskan bahwa manajemen tidak dapat berjalan sendiri tanpa peran serikat karyawan yang solid dan berkomitmen.
Dalam kesempatan itu, Enny turut menyinggung pentingnya sinergi antara Sekar, SP2P, dan Serimba Perhutani agar dapat bergerak harmonis dalam mengawal masa depan perusahaan. Tantangan berupa keterbatasan SDM dengan beban kerja yang terus meningkat disebut sebagai persoalan bersama yang membutuhkan solusi kolektif. Ia menutup sambutannya dengan ucapan selamat hari lahir ke-21 Sekar Perhutani serta mengajak seluruh hadirin mendoakan almarhum Andi Adrian, tokoh Sekar yang dinilai berjasa besar sejak awal perjalanan organisasi tersebut.
Sementara itu, Ketua DPD Sekar Perhutani Jombang, Koen Rohayudi, menyampaikan bahwa tasyakuran ini menjadi pengingat agar insan Sekar terus bermanfaat dan berkontribusi nyata bagi perusahaan. Ia berharap Sekar semakin kokoh dalam memperjuangkan hak-hak karyawan sekaligus menjaga eksistensi Perhutani sebagai pengelola hutan di Jawa dan Madura.
Menurutnya, peringatan hari lahir bukan sekadar perayaan, melainkan ruang refleksi untuk memperkuat komitmen bersama. Dengan semangat kebersamaan, ia optimistis Sekar mampu menjadi mitra strategis perusahaan dalam menghadapi tantangan ke depan.
Peringatan Harlah Sekar ke-21 di KPH Jombang pun ditutup dengan doa bersama dan tasyakuran sederhana, namun sarat makna. Momentum ini menjadi penanda bahwa kebersamaan antara manajemen dan serikat karyawan tetap terjaga, sebagai bekal untuk menumbuhkan Perhutani yang lebih kuat, eksis, dan berkelanjutan.
