Blitar – Menjelang pelantikan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Blitar, Bupati Blitar Rini Syarifah, atau yang akrab disapa Mak Rini, menyampaikan himbauan penting kepada masyarakat dan peserta. Acara pelantikan ini dijadwalkan berlangsung di gedung serbaguna kompleks Kantor Pemkab Blitar lama di Jalan S Supriyadi, Minggu (14/7/2024) malam.
Dalam himbauannya, Mak Rini menekankan pentingnya ketertiban dan keselamatan selama acara berlangsung. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak keluar rumah tanpa alasan yang jelas serta tetap waspada dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.
“Saya berharap warga masyarakat tidak perlu takut, tetapi tetap hati-hati dan waspada,” ujarnya dengan tegas.
Sementara itu, Kapolres Blitar AKBP Wiwit Adi Satri menjelaskan bahwa pengamanan pelantikan PSHT melibatkan 941 personel petugas gabungan. Personel tersebut terdiri dari anggota Polres Blitar, anggota Kodim 0808 Blitar, anggota Dishub Kota Blitar, dan anggota Satpol PP Kota Blitar. Tak ketinggalan, 100 personel dari Pamter PSHT juga turut ambil bagian untuk memastikan acara berjalan lancar dan aman.
“Ada 33 titik penyekatan. Kami melakukan upaya maksimal untuk melakukan pengamanan,” tuturnya.
Selain pengamanan di lokasi acara, patroli rutin juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. AKBP Wiwit menegaskan komitmennya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap siapa saja yang mencoba membuat kerusuhan.
“Kami meminta peserta pengesahan PSHT untuk mengikuti arahan petugas dan menjaga situasi tetap kondusif,” kata AKBP Wiwit.
Ia juga mengimbau agar tidak ada konvoi menggunakan sepeda motor selama acara berlangsung.
“Kami juga akan menindak tegas yang menggunakan knalpot Brong, miras dan sajam,” tegasnya.
Dengan persiapan yang matang dan pengamanan ketat ini, diharapkan pelantikan PSHT dapat berjalan dengan aman, sukses, dan memberikan dampak positif bagi seluruh peserta serta masyarakat Blitar. Mak Rini berharap, dengan fokus di wilayah masing-masing, acara ini bisa berjalan lebih tertib dibandingkan tahun sebelumnya.
Ini adalah bagian dari upaya bersama untuk memastikan bahwa tradisi dan kegiatan sosial dapat berlangsung dengan aman, membawa manfaat bagi semua pihak tanpa mengorbankan keamanan dan ketertiban masyarakat.
