Sangatta – Sebuah pencapaian membanggakan diraih Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim). Untuk kesekian kalinya, Pemkab Kutim berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) keuangannya. Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pemerintah, tetapi juga mendapat apresiasi penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim.
Wakil Ketua II DPRD Kutim, Arfan, mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintahan Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang (ASKB) telah berhasil membangun reputasi yang baik di mata lembaga negara. “Ini capaian opini WTP atas laporan keuangan dari BPK, luar biasa. Ini harus dipertahankan. Ini bukti reputasi pemerintah Ardiansyah – Kasmidi (ASKB) dapat diterima lembaga Negara dengan baik,” ujar Arfan.
Meskipun meraih WTP, Arfan tidak menutup mata terhadap beberapa catatan yang diberikan oleh BPK dalam LHP mereka. Ia menekankan bahwa terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki dan ditindaklanjuti oleh Pemkab Kutim dalam dua bulan ke depan. Oleh karena itu, DPRD Kutim berkomitmen untuk terus memantau proses perbaikan tersebut. “Kami DPRD juga akan mempelajari WTP dari BPK, dan akan berkoordinasi dengan BPK. Biasanya seperti itu,” tambahnya.
Catatan yang diberikan oleh BPK memang ada, namun Arfan menegaskan bahwa rekomendasi tersebut masih tergolong wajar. “Jika tidak wajar, bisa dipastikan Pemkab Kutim tidak akan mendapatkan opini WTP,” tegasnya. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki, secara keseluruhan pengelolaan keuangan Pemkab Kutim masih berada dalam koridor yang baik.
Lebih jauh, Arfan menilai bahwa capaian WTP ini tidak lepas dari sinergi dan kerjasama yang baik antara DPRD dan Pemkab Kutim. Pengawasan yang dilakukan oleh DPRD terhadap setiap kebijakan dan proyek pemerintah, terutama proyek-proyek tahun jamak, berjalan efektif. Hal ini diakui Arfan sebagai salah satu faktor yang membantu Pemkab Kutim meraih penghargaan WTP dari BPK. “Anggota DPRD Kutim telah melakukan sidak-sidak dalam rangka pengawasan terhadap kerja-kerja pemerintah. Kami harapkan pekerjaan yang dilakukan Dinas PU ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” katanya.
Optimisme juga disampaikan Arfan ketika ditanya mengenai harapannya terhadap penyelesaian proyek-proyek pemerintah. Ia yakin bahwa Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutim akan bekerja dengan baik dan menyelesaikan tugas-tugas mereka sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. “Kita harus optimis dulu dengan apa yang dilakukan PU,” tutupnya dengan nada penuh keyakinan.
