Cirebon – Kilau sejarah Pemilihan Jaka Rara kembali menghiasi Kota Cirebon pada tahun 2025 ini. Tradisi yang telah berlangsung sejak era 1980-an tersebut kini menemukan generasi barunya melalui serangkaian tahapan seleksi ketat dan program pembinaan intensif. “Ini bukan sekadar ajang kontes, melainkan perjalanan untuk mengabdi,” ujar Michelin Harosan, salah satu peserta sekaligus Lurah terpilih angkatan 2025.
Pemilihan Jaka Rara 2025 di Kota Cirebon dibuka dengan pendaftaran yang berlangsung dari 1 Februari hingga 18 April. Setelahnya, audisi offline diselenggarakan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon pada 19 April. Dari lebih dari 100 pendaftar, 22 finalis, terdiri atas 11 pasangan Jaka dan Rara, akhirnya terpilih untuk menjalani proses karantina dan pembekalan. Michelin menceritakan bahwa seleksi mencakup tes wawasan budaya daerah, kemampuan berbahasa Inggris, visi-misi sosial, hingga presentasi proyek kemanusiaan.
Dalam tahap pra-karantina, para finalis dibekali berbagai materi penting. “Kami belajar membuat konten kreatif bersama Teh Thifal Islami, memahami organisasi dari Kang Fery, hingga membangun personal branding dengan Kang Sobi, CEO Keruma Ramen,” ujar Michelin saat diwawancara pada Senin (28/4/2025).
Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan psikologi dari Teh Srini Yanti dan edukasi tentang ekonomi kreatif serta pendaftaran hak cipta dari Kang Venggar, yang mewakili Disbudpar. Pembekalan ini disiapkan untuk membentuk pribadi yang tak hanya cerdas, namun juga berkarakter kuat dalam mewakili Kota Cirebon.
Salah satu momen spesial tahun ini adalah terpilihnya Michelin Harosan bersama Kania Ryana Nisa sebagai Lurah angkatan, setelah menyampaikan visi dan misi secara spontan di hadapan dewan juri. Sebagai bagian dari pengabdian, mereka pun ditugaskan di kelurahan masing-masing, salah satunya di Kelurahan Pekiringan.
Agenda Pemilihan Jaka Rara 2025 kini memasuki sesi photoshoot kedua dan persiapan karantina utama yang akan berlangsung pada 16–17 Mei, menjelang malam Grand Final pada 18 Mei 2025. Dalam sesi pemotretan, Rara mengenakan kebaya bruket putih lengkap dengan Obi belt, sementara Jaka tampil elegan dengan kemeja dan dasi kupu-kupu hitam serta bros emas.
Dengan rangkaian program yang ketat dan penuh makna ini, Pemilihan Jaka Rara 2025 tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga sarana pembentukan pemuda-pemudi berdaya saing tinggi yang siap menjadi duta budaya dan pariwisata Cirebon di tingkat nasional.
