Balikpapan – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar kegiatan pembekalan Sumber Daya Manusia (SDM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang fokus pada penanganan stunting dan pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) di Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 14-16 November 2023, di Hotel Gran Senyiur, Balikpapan.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak, membuka acara tersebut dengan semangat dan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi momentum positif dalam upaya bersama mengatasi stunting dan meningkatkan kemampuan keluarga.
“Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor terkait, diharapkan dapat diciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal bagi setiap anggota keluarga,” ujar Ishak.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dari seluruh Kab/Kota di provinsi Kaltim ini aktif terlibat dalam rangkaian pelatihan dan diskusi mendalam. Sesuai dengan tujuan Program Keluarga Harapan, pembekalan fokus pada strategi penanganan stunting guna mengatasi masalah gizi pada anak-anak di tingkat keluarga.
Pertemuan P2K2 turut memberikan wadah bagi keluarga untuk meningkatkan pemahaman mereka terhadap isu-isu kesehatan, pendidikan, dan keuangan. Para peserta didorong untuk berbagi pengalaman dan best practices dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga, sejalan dengan visi pembangunan sosial di Kalimantan Timur.
Pada penutupan acara, turut diselenggarakan seremoni pembagian hadiah dan piagam untuk pendamping PKH terbaik. Momen ini menjadi sorotan utama, di mana dedikasi dan kontribusi luar biasa para pendamping PKH dihargai dan diakui secara resmi.
Penghargaan ini mencakup kriteria seperti kinerja dalam penanganan stunting, kemampuan mendampingi keluarga secara efektif, dan kontribusi positif terhadap program PKH secara keseluruhan. Para penerima hadiah dan piagam ini menjadi teladan bagi rekan-rekan mereka, memotivasi untuk terus berperan aktif dalam mendukung keluarga-keluarga penerima manfaat PKH.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kami atas kerja keras dan dedikasi para pendamping PKH dalam menjalankan tugasnya,” ujar Ishak.
“Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus meningkatkan kinerjanya dalam mendukung upaya penanggulangan stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur,” terangnya.
Pembekalan SDM PKH ini merupakan salah satu upaya pemerintah Provinsi Kaltim untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan efektivitas program PKH. Dengan semakin meningkatnya kapasitas dan pengetahuan para pendamping PKH, diharapkan program PKH dapat lebih optimal dalam mencapai tujuannya, yaitu meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat dan menurunkan angka kemiskinan.
