Kukar – Pelantikan Ahmad Yani sebagai Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) untuk periode 2025–2030 disambut dengan harapan besar oleh rekan-rekan sejawatnya. Salah satunya datang dari anggota DPRD Kukar, M. Jamhari, yang menilai momen ini sebagai langkah awal penting untuk memperkuat kelembagaan dan mempercepat arah pembangunan daerah.
“Pelantikan Ketua DPRD bukan sekadar acara seremonial, tapi momentum penting memperkuat arah kerja DPRD ke depan,” ujar Jamhari, Kamis (19/6/2025). Ia menegaskan bahwa kehadiran pimpinan definitif sangat vital untuk mengoptimalkan kinerja lembaga legislatif sesuai dengan fungsinya.
Menurut Jamhari, keberadaan ketua definitif akan mempertegas jalannya tiga fungsi utama DPRD, yakni legislasi, pengawasan, dan penganggaran. Ia berharap ke depan DPRD bisa semakin solid dan produktif dalam merumuskan kebijakan strategis daerah.
“Kami menyampaikan selamat kepada Pak Ahmad Yani. Dengan kepemimpinan baru ini, semoga DPRD bisa bekerja lebih efektif, kolektif, dan bertanggung jawab,” jelasnya.
Jamhari juga menekankan pentingnya kolaborasi yang sehat antaranggota dewan serta dengan jajaran eksekutif. Sinergi ini, katanya, menjadi kunci dalam menjalankan program pembangunan yang benar-benar berpihak pada masyarakat dan memberikan hasil nyata.
“Tentu kita harus bersinergi dan berkolaborasi, baik secara internal maupun dengan pemerintah daerah. Ini penting agar program-program pembangunan bisa dijalankan secara maksimal,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa DPRD harus mendorong akselerasi pembangunan di sektor-sektor strategis, mulai dari infrastruktur, pendidikan, hingga ekonomi kerakyatan. Menurutnya, kepemimpinan baru juga harus mampu menjaga marwah DPRD agar tetap fokus pada kepentingan rakyat.
“Kinerja DPRD harus mencerminkan kepentingan masyarakat. Harapan kami, pimpinan baru ini bisa membawa semangat baru dan memperkuat keberpihakan pada kebutuhan rakyat,” tutup Jamhari.
Dengan pelantikan Ahmad Yani, diharapkan DPRD Kukar dapat menunaikan amanah rakyat secara lebih baik dan menjadi lokomotif perubahan untuk kemajuan Kutai Kartanegara ke depan.
