Surabaya – Indonesia memiliki 70 persen perairan atau dikenal sebagai negara maritim, sedangkan 30 persen sisanya adalah daratan. Mengutip data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), lebih dari 3 Juta masyarakat Indonesia berprofesi sebagai nelayan.
Mereka didominasi dengan cara-cara tradisional. Nelayan tradisional memiliki peranan penting perekonomian di pesisir Indonesia. Nelayan tradisional yang identik dan kental dengan nilai-nilai adat istiadat dan pola aktivitas melaut yang unik dan berbeda.
Kapal merupakan jantung bagi nelayan untuk menangkap ikan di laut. Selain sebagai menangkap ikan kapal juga berfungsi sebagai transportasi. Hal ini, untuk mengarungi lautan luas dan dalam, diperlukan desain kapal yang mumpuni.
Dikutip dari laman www.cketz.com, proses pelapisan dasar atau priming pada kapal berfungsi untuk menyiapkan permukaan lambung kapal secara tepat. Tentunya memakai dempul khusus kapal kayu. Jika langkah-langkah ini diikuti dengan baik, maka material kapal terhindar dari karat dan kerusakan.
Bagaimana tahapan memoles kapal agar dapat terhindar dari kerusakan?Pertama, anda harus memastikan bahwa permukaan benar-benar bersih, ini melibatkan penghilangan elemen atau produk sebelumnya, termasuk cat, jika kondisinya tidak baik.
Selain itu juga menghilangkan organisme apapun yang mungkin menempel pada lambung kapal.Bahkan pada kapal yang bersifat baru, pembersihan ini sangat penting untuk menghilangkan elemen yang tidak diinginkan.
Tujuan dari semua ini adalah untuk memastikan hasil akhir yang sempurna, memungkinkan cat kapal tetap dalam kondisi baik dan tahan lama.
Singkatnya, dempul khusu kapal kayu berfungsi sebagai dasar untuk semua lapisan cat berikutnya dan mencegah air laut merusak permukaan.Dempul khusus kapal kayu dapat melindungi kayu dari air laut, tiram, garam, dan elemen lain yang melekat pada lingkungan laut.
CEO Cket’z, Esma Wiyono mengungkapkan bahwa terkait kebutuhan perawatan kapal, pihaknya menghadirkan dempul khusus kapal kayu yaitu epofill. Epofill merupakan dempul yang sangat cocok untuk kapal kayu terutama lambung kapal. Dempul ini mudah diaplikasikan dengan hasil akhir halus sehingga hemat waktu docking.
Menurutnya, Epofill sudah sangat populer dikalangan komunitas kapal kayu karena berbagai kelebihannya yaitu : untuk aplikasi bidang yang lebar tidak perlu ditambahkan Thinner .
“Penambahan thinner hanya akan menambah beaya saja. Sebab fungsi Thinner hanya sebagai pengantar dempul yang nantinya akan menguap bila dempul sudah menempel di permukaan. Disamping itu tidak semua thinner cocok dengan dempul. Hal inilah yg menjadi penyebab mengapa para komunitas kapal memilih epofill Karena tidak perlu penambahan Thinner,” ungkap Esma.
Menurut pengguna dempul Epofill bahwa Epofill itu lebih mudah dicampur , tidak sagging (mengalir), dan hasil akhir pendempulan sangat kuat.
Epofill sudah banyak digunakan pada kapal kecil maupun kapal besar, seperti kapal Phinisi, bahkan dipakai diberbagai kapal asing (Australia). Dilapangan epofill dipakai dengan berbagai kreativitas diantaranya dicampur dengan cat kayu dan dipakai bersamaan dengan kain/jaring seperti laminasi.
“Untuk pemakaian dalam jumlah besar pabrikan Epofill bahkan menyediakan layanan pendampingan aplikasi langsung dari pabriknya,” terang Esma.
