Mojokerto – Antusiasme dan kesiapan Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Mojokerto semakin terasa menjelang keberangkatan mereka pada 27 Mei 2024 mendatang. Namun, di tengah semangat yang membara, Pemerintah Kota Mojokerto turut mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan dengan baik.
“Penting bagi para jemaah untuk senantiasa menjaga kesehatan mereka agar tetap fit. Dengan begitu, diharapkan perjalanan dan ibadah haji mereka akan berjalan lancar,” ungkap Pj Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro, Senin (13/5/2024).
Menunaikan ibadah haji bukanlah perkara mudah, terutama dalam hal fisik dan kondisi lingkungan yang berbeda. Diperkirakan suhu udara di Arab Saudi bisa mencapai 40 derajat Celsius, sehingga menuntut kesiapan fisik yang optimal dari setiap jemaah.
Pemerintah setempat juga telah menyiapkan tenaga kesehatan yang siap membantu para jemaah selama perjalanan dan beribadah di Tanah Suci.
“Kami telah menyiapkan satu dokter dan satu perawat untuk mendampingi para jemaah asal Kota Mojokerto,” tambah Moh. Ali Kuncoro.
Dr. Farida Mariana, Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kota Mojokerto, menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dengan berbagai cara, termasuk melakukan latihan fisik ringan seperti jalan kaki.
“Namun, latihan ini harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing jemaah. Jika memiliki penyakit tertentu seperti jantung atau hipertensi, maka latihan harus disesuaikan,” jelasnya.
Selain itu, penting juga untuk memperhatikan pola makan. Dr. Farida menganjurkan agar para jemaah meningkatkan konsumsi sayur dan buah, serta minum air minimal dua liter setiap hari. Makanan-makanan yang berpotensi mengganggu sistem pencernaan, seperti makanan pedas, tinggi lemak, gula, dan garam, sebaiknya dihindari.
Untuk persiapan yang lebih lengkap, para jemaah juga diharapkan membawa obat-obatan pribadi sesuai kebutuhan masing-masing, mengingat jenis obat tertentu mungkin tidak tersedia di Arab Saudi.
“Tak hanya itu, kami juga telah menyiapkan vitamin untuk setiap jemaah Kota Mojokerto. Ini untuk memastikan kondisi kesehatan mereka tetap prima menjelang puncak ibadah haji,” tutup Dr. Farida.
Dengan persiapan yang matang dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, para JCH Kota Mojokerto siap memulai perjalanan spiritual mereka dengan penuh semangat dan keyakinan. Semoga ibadah haji tahun ini berjalan lancar dan mendatangkan berkah bagi semua jemaah.
