Mojokerto – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Magersari menjadi agenda perdana di Kota Mojokerto tahun ini. Mengusung tema “Menguatkan Pertumbuhan Ekonomi melalui Implementasi Green Economy dan Penguatan Kerja Sama Antar Daerah”, Musrenbang ini diharapkan menjadi tonggak awal pemulihan ekonomi di tengah bayang-bayang resesi global.
Pj. Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro, menegaskan pentingnya pertumbuhan ekonomi sebagai kunci utama kesejahteraan masyarakat.
“Ekonominya harus tumbuh, dan masyarakatnya harus sehat. Ketika masyarakat sehat dan produktif, roda ekonomi akan bergerak,” tandasnya.
Musrenbang ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk kelurahan, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, LPM, dan perwakilan mahasiswa. Dari 110 usulan yang diajukan, 69 fokus pada infrastruktur, 16 pada program pembangunan manusia, dan 25 pada program ekonomi.
“Usulan-usulan ini selaras dengan arah kebijakan tahun 2025, yaitu memperkuat ekonomi melalui green economy dan kerjasama antar daerah,” jelas Mas Pj, sapaan akrabnya.
Membangun Ekonomi Hijau
Konsep green economy menjadi fokus utama Musrenbang kali ini. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menanggulangi perubahan iklim dan membangun ekonomi yang berkelanjutan.
Beberapa usulan terkait green economy yang mengemuka antara lain: Pengembangan taman kota dan ruang terbuka hijau. Penerapan sistem daur ulang sampah. Penggunaan energi terbarukan dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang lingkungan hidup.
Pj. Wali Kota Mojokerto menyambut baik usulan-usulan tersebut dan mendorong agar segera direalisasikan.
“Green economy bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga seluruh elemen masyarakat,” imbuhnya.
Penguatan Kerjasama Antar Daerah
Selain green economy, Musrenbang juga menekankan pentingnya kerjasama antar daerah. Hal ini diharapkan dapat membuka peluang baru dalam berbagai sektor, seperti perdagangan, pariwisata, dan investasi.Pj. Wali Kota Mojokerto mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dan membangun kerjasama yang solid.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus bersatu dan membangun kerjasama yang kuat,” ajaknya.
Musrenbang Kecamatan Magersari menjadi simbol optimisme dan semangat bersama dalam membangun Kota Mojokerto yang lebih sejahtera dan berkelanjutan. Di tengah bayang-bayang resesi global, Musrenbang ini menjadi titik awal untuk membangun ekonomi hijau dan memperkuat kerjasama antar daerah, demi masa depan Kota Mojokerto yang lebih gemilang.
