Pakisaji – Pakisaji, Kabupaten Malang – [13 Juli–16 Agustus 2026], mahasiswa Pengabdian Kepada Masyarakat Bahari (PKM-B) Kelompok 38 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) berjumlah 18 mahasiswa melaksanakan kegiatan Penguatan Sistem Produksi Industri Halal melalui Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) di Desa Pakisaji, Kabupaten Malang. Kegiatan ini ditujukan kepada pelaku UMKM, ibu-ibu PKK, dan masyarakat Desa Pakisaji sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai penerapan jaminan produk halal dalam proses produksi sekaligus mendukung peningkatan kualitas dan daya saing produk.
Kegiatan PKM-B Kelompok 38 FPIK UB di Desa Pakisaji bertujuan untuk memperkuat sistem produksi industri halal melalui penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), khususnya dengan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya kehalalan bahan, proses produksi, hingga produk yang dipasarkan. Selain itu, rangkaian program seperti Digital Marketing, Mading Bercerita, Visiting UMKM, Aquaponik, Budipardi, Rumah Kreasi, Gema Mengaji, Senam Jantung Sehat, Gila Bola, dan Kilas Balik dilaksanakan sebagai bentuk pendukung pemberdayaan masyarakat dalam bidang ekonomi, pendidikan, sosial, kesehatan, keagamaan, dan perikanan. Dengan adanya rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan potensi desa sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dalam mengelola dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Pada sesi Digital Marketing, peserta diberikan pemahaman mengenai strategi pemasaran produk melalui media digital. Pemanfaatan media sosial dan berbagai platform digital diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam memperkenalkan produk kepada masyarakat secara lebih luas, meningkatkan daya tarik produk, serta membuka peluang pasar baru.
Selanjutnya, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai Sertifikasi Jaminan Produk Halal (SJPH). Materi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya jaminan kehalalan dalam proses produksi serta manfaat sertifikasi halal dalam meningkatkan kepercayaan konsumen. Untuk menekankan dan memastikan pemahaman terkait SJPH secara nyata, mahasiswa PKM-B Kelompok 38 FPIK UB juga merancang pembuatan majalah dinding (mading) edukatif dan melakukan visiting atau kunjungan langsung ke tempat para pelaku UMKM. Aksi turun lapangan dan media visual ini menjadi ajang efektif untuk mendampingi, mengedukasi, serta memastikan penerapan sertifikasi halal di Desa Pakisaji agar pelaku UMKM lebih siap dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produknya.
Tidak hanya berfokus pada pengembangan UMKM, mahasiswa PKM-B Kelompok 38 FPIK UB juga melaksanakan praktik pembuatan aquaponik ikan lele. Peserta diperkenalkan pada sistem budidaya yang menggabungkan pemeliharaan ikan dengan tanaman dalam satu ekosistem. Dalam praktiknya, ikan lele menjadi salah satu komponen utama, sementara air dari kolam dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman.
Pembuatan aquaponik ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang terbatas sekaligus menghasilkan sumber pangan. Selain itu, sistem aquaponik dapat menjadi salah satu inovasi sederhana yang berpotensi dikembangkan sebagai kegiatan produktif maupun usaha tambahan bagi masyarakat Desa Pakisaji.
Selama melaksanakan pengabdian di Desa Pakisaji, mahasiswa PKM-B Kelompok 38 FPIK UB juga telah melaksanakan berbagai program kerja yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan. Program tersebut di antaranya Rumah Kreasi, Gema Mengaji, Gila Bola, Kilas Balik, Mading Bercerita, serta BUDIPARDI (Budidaya Ikan Mandiri).
Program Rumah Kreasi dilaksanakan sebagai wadah belajar dan pengembangan kreativitas anak-anak Desa Pakisaji melalui kegiatan edukatif dan kreatif. Sementara itu, Gema Mengaji menjadi kegiatan keagamaan yang bertujuan meningkatkan semangat anak-anak dan warga dalam mempelajari serta membaca Al-Qur’an sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat.

Selain kegiatan edukatif dan keagamaan, mahasiswa juga menghadirkan program Gila Bola sebagai sarana hiburan dan kebersamaan bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi ruang interaksi antara mahasiswa dan warga sekaligus membangun kedekatan melalui kegiatan yang sesuai dengan minat masyarakat.
Program Mading Bercerita dilaksanakan sebagai media informasi dan edukasi yang menampilkan berbagai informasi, cerita, serta hasil kegiatan yang dapat dibaca oleh masyarakat. Mading ini diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi yang menarik dan informatif bagi warga Desa Pakisaji.
Senam Jantung Sehat secara rutin bersama warga Desa Pakisaji merupakan kegiatan olahraga bersama yang bertujuan menjaga kebugaran tubuh dan kesehatan jantung, sekaligus meningkatkan kebersamaan serta kesadaran warga akan pentingnya pola hidup sehat.
Dalam bidang perikanan, program BUDIPARDI (Budidaya Ikan Mandiri) menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu dan keterampilan mahasiswa FPIK UB untuk mendukung pemanfaatan potensi perikanan di desa. Kegiatan ini mencakup proses persiapan kolam, penebaran benih, pemberian pakan, monitoring pertumbuhan ikan, hingga pemeliharaan kolam budidaya.
Sebagai penutup seluruh rangkaian pengabdian, mahasiswa PKM-B Kelompok 38 juga melaksanakan Kilas Balik. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyampaikan hasil dan evaluasi program kerja yang telah dilaksanakan, memberikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan, serta mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat Desa Pakisaji.
Sebagai Rencana Tindak Lanjut (RTL), fokus utama diarahkan pada keberlanjutan penerapan SJPH oleh pelaku UMKM Desa Pakisaji, sehingga pengetahuan yang diperoleh melalui sosialisasi dapat diterapkan dalam proses produksi sehari-hari dan dilanjutkan menuju pemenuhan persyaratan sertifikasi halal. Pendampingan dan edukasi mengenai SJPH juga diharapkan dapat terus dilakukan melalui media informasi seperti mading serta komunikasi langsung dengan pelaku UMKM.
Selain itu, hasil dari program pendukung seperti Digital Marketing diharapkan dapat terus dimanfaatkan untuk memperluas pemasaran produk UMKM, sementara program perikanan, pendidikan, kesehatan, sosial, dan keagamaan dapat dilanjutkan oleh masyarakat sesuai kebutuhan dan potensi desa. Dengan demikian, seluruh rangkaian program tidak berhenti setelah kegiatan PKM-B selesai, tetapi dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, dengan penguatan industri halal melalui SJPH sebagai fokus utama pengembangan ekonomi masyarakat Desa Pakisaji.
Peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan dengan antusias dan memberikan respons positif terhadap program-program yang dilaksanakan. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik dan ruang untuk berpartisipasi secara langsung dalam berbagai kegiatan pengabdian.

Dengan adanya berbagai program kerja tersebut, mahasiswa PKM-B Kelompok 38 FPIK UB berharap masyarakat Desa Pakisaji semakin memiliki keterampilan dan kemandirian dalam mengembangkan potensi ekonomi, pendidikan, sosial, keagamaan, serta perikanan desa. Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dan menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki secara mandiri.
Ke depannya, pengetahuan, keterampilan, dan inovasi yang telah diperoleh selama kegiatan pengabdian diharapkan dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh masyarakat. Dengan demikian, program yang telah dilaksanakan tidak hanya menjadi rangkaian kegiatan selama masa pengabdian, tetapi juga dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Pakisaji.
Dosen Pembimbing Lapangan Ahmad Syihab Fahmil Q, RM., S. TP., M.Si
DAFTAR ANGGOTA PKM-B KELOMPOK 38 FPIK UB
- Ikhram Qholbi Buchari — NIM 245080107111061
- Musthafa Wijaya — NIM 245080607111060
- Gavrita Meiritza Faustin — NIM 245080207111038
- Nimas Ayu Alya Aqila — NIM 245080307111018
- M. Avi Sahel — NIM 245080607111059
- Katarina Padma Sekaring B — NIM 245080307111027
- Yusuf Fadhilla Faza — NIM 245080507111030
- Fazilatun Nisa — NIM 245080507111041
- Keiko Emerykeane Wijaya — NIM 245080607111057
- Septi Rahayu — NIM 245080207111037
- Dhela Aulia Dahlan — NIM 245080107111026
- Namira Berliana Ihni — NIM 245080107111019
- Liana Putri Salsabila — NIM 245080407111040
- Muhammad Umar Muchtar Ats Tsaqif — NIM 245080507111035
- Reyhanala Damai W — NIM 245080407111042
- Bramastyo Narendro Aji — NIM 245080207111031
- Verna Aqila Syaakirah — NIM 245080607111064
- Muhammad Haikal Adli Dzil Ikram Z — NIM 245080507111031.
