Sangatta – Pemuda adalah pilar masa depan bangsa. Memahami pentingnya peran generasi muda, Anggota Komisi B DPRD Kutai Timur, Leni Angriani, mengajak para pemuda di wilayah tersebut untuk mengembangkan potensi diri mereka secara maksimal. Selain itu, Leni juga menekankan pentingnya menjauhkan diri dari narkoba dan pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan mereka.
Leni Angriani menyampaikan keprihatinannya terhadap berbagai tantangan yang dihadapi oleh generasi muda saat ini. “Pemuda Kutim memiliki banyak potensi yang belum tergarap dengan baik. Saya ingin mereka mengembangkan diri, mencari tahu apa yang mereka sukai dan kuasai, serta mengasah kemampuan tersebut,” ujar Leni dengan penuh semangat.
Leni percaya bahwa dengan mengembangkan potensi diri, para pemuda akan mampu berkontribusi lebih besar bagi pembangunan daerah. Namun, ia juga mengingatkan akan ancaman yang datang dari narkoba dan pergaulan bebas. “Narkoba dan pergaulan bebas adalah ancaman nyata bagi masa depan pemuda kita. Saya ingin para pemuda di Kutim menjauhi hal-hal tersebut dan fokus pada hal-hal positif yang dapat membawa mereka ke arah yang lebih baik,” tambahnya.
Menurut Leni, pemerintah daerah dan masyarakat harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan pemuda. Salah satu langkah yang diusulkan adalah peningkatan fasilitas dan program yang mendukung pengembangan bakat dan minat pemuda. “Kami di DPRD akan terus mendorong agar ada lebih banyak program pelatihan, workshop, dan kegiatan positif lainnya yang bisa diikuti oleh pemuda Kutim. Ini penting agar mereka memiliki wadah untuk mengembangkan diri,” jelas Leni.
Selain itu, Leni juga mengajak orang tua dan komunitas untuk turut serta dalam menjaga dan membimbing anak-anak muda. “Peran orang tua sangat penting. Mereka harus memberikan dukungan dan bimbingan yang tepat agar anak-anak mereka tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah,” katanya.
Leni menyebutkan beberapa inisiatif yang bisa dilakukan untuk membantu pemuda mengembangkan diri, seperti program kewirausahaan, pelatihan keterampilan, dan kegiatan seni budaya. “Pemuda Kutim harus diberi kesempatan untuk belajar dan berkreasi. Dengan begitu, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan,” ungkapnya.
Dalam wawancara tersebut, Leni juga menyoroti perlunya sosialisasi mengenai bahaya narkoba dan pergaulan bebas. “Pemerintah daerah harus terus mengadakan kampanye anti-narkoba dan memberikan edukasi tentang bahaya pergaulan bebas. Ini penting agar pemuda kita sadar dan tidak terjebak dalam hal-hal negatif,” ujarnya.
Leni Angriani berharap dengan berbagai upaya ini, pemuda Kutim bisa tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berprestasi, dan berakhlak mulia. Ia berkomitmen untuk terus memperjuangkan kepentingan pemuda di Kutim agar mereka bisa mendapatkan dukungan dan fasilitas yang memadai untuk berkembang. “Saya akan terus berjuang untuk pemuda Kutim. Mereka adalah masa depan kita, dan kita harus memastikan mereka mendapatkan yang terbaik,” pungkasnya dengan penuh optimisme.
Dengan perhatian dan dukungan yang tepat, diharapkan pemuda Kutai Timur dapat mengembangkan potensi diri mereka, menjauhi bahaya narkoba dan pergaulan bebas, serta berkontribusi positif bagi kemajuan daerah dan bangsa. Masa depan yang cerah bagi Kutai Timur ada di tangan para pemudanya, dan Leni Angriani bertekad untuk terus mendampingi dan mendukung perjalanan mereka menuju kesuksesan.
