Kediri – Keringat para atlet bercucuran di atas matras latihan, seolah menjadi simbol tekad yang dipupuk sejak dini. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri mulai memanaskan mesin persiapan cabang olahraga Tarung Derajat untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X yang akan digelar di Surabaya pada 2027. Persiapan tersebut sudah berlangsung sejak awal 2026 di pusat pelatihan Desa Duwet, Kecamatan Wates.
Ketua cabang olahraga Tarung Derajat Kabupaten Kediri, Suhardi, mengatakan bahwa langkah persiapan dini ini menjadi strategi penting agar atlet memiliki waktu cukup untuk mematangkan teknik, fisik, dan mental bertanding. Menurutnya, Porprov X Surabaya merupakan ajang besar yang menuntut kesiapan maksimal dari setiap daerah.
“Ini kegiatan rutin atlet Tarung Derajat KONI Kabupaten Kediri. Persiapan lebih awal tentu lebih baik, apalagi untuk Porprov ke-10 di Surabaya 2027 nanti,” ujar Suhardi saat ditemui usai latihan, Minggu (18/1/2026).
Saat ini, tim Tarung Derajat KONI Kabupaten Kediri diperkuat sekitar 30 atlet yang masuk dalam program pemusatan latihan atau training center (TC). Komposisi tersebut terdiri dari atlet senior yang telah berpengalaman di ajang Porprov sebelumnya, serta atlet-atlet muda hasil promosi yang dipersiapkan sebagai regenerasi kekuatan tim.
Suhardi menegaskan bahwa target utama tim tidak berubah, yakni mempertahankan gelar juara umum pada Porprov 2027. Untuk mencapai target tersebut, pola latihan difokuskan pada pemantapan teknik terlebih dahulu sebelum memasuki fase penguatan fisik secara intens.
“Targetnya jelas, 2027 kita ingin juara umum. Sekarang kami fokuskan latihan teknik, pemantapan gerak dan strategi. Nanti mendekati pertandingan baru kita pompa fisiknya, lalu digabungkan antara teknik dan fisik,” katanya.
Salah satu atlet andalan, Sigit Cahyono (23), mengungkapkan bahwa persiapan individu juga menjadi kunci penting dalam menghadapi Porprov mendatang. Ia mengaku menjaga kondisi tubuh dan meningkatkan stamina menjadi perhatian utama, mengingat cuaca dan intensitas latihan yang cukup berat.
“Yang pasti harus jaga kondisi. Cuaca sekarang kurang menentu, jadi stamina harus ditingkatkan, terutama latihan fisik dan strength kekuatan,” ujar Sigit.
Atlet yang telah beberapa kali tampil di Porprov tersebut menambahkan bahwa fokus latihan ke depan akan semakin diarahkan pada pemolesan teknik agar performa di arena pertandingan bisa maksimal. Menurutnya, keseimbangan antara fisik, tenaga, dan teknik menjadi faktor penentu hasil.
“Menjelang pertandingan nanti, hampir satu bulan pasti fokus lagi ke teknik. Sekarang kita poles dulu supaya nanti fisik dan tenaga optimal, tekniknya juga maksimal,” tuturnya.
Pengalaman bertanding di Porprov sebelumnya menjadi modal berharga bagi para atlet Tarung Derajat Kabupaten Kediri. Sigit sendiri mencatat prestasi gemilang pada Porprov sebelumnya di Malang dengan meraih juara pertama kategori Getar Putra bersama rekannya, Abimanyu. Capaian tersebut menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk kembali mengukir prestasi serupa, bahkan lebih baik, di Surabaya.
Selain latihan internal, Suhardi menyebut timnya juga kerap menggelar latihan bersama dengan tim Tarung Derajat dari KONI Kota Kediri sebagai bagian dari uji kemampuan dan evaluasi teknik.
“Kita sering latihan bersama dengan tim Tarung Derajat KONI Kota Kediri. Mudah-mudahan tidak ketemu di awal, tapi bisa ketemu di final,” ujarnya sambil tersenyum.
Dengan persiapan yang matang, dukungan pengalaman, serta semangat regenerasi atlet, tim Tarung Derajat KONI Kabupaten Kediri optimistis mampu menjaga tradisi prestasi dan kembali menjadi yang terbaik di Porprov Jawa Timur 2027.
