Jember – Penanganan dampak banjir di Kabupaten Jember terus dipercepat. Bupati Jember, Muhammad Fawait, memilih fokus pada kerja nyata di lapangan dengan memperkuat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Sebagai tindak lanjut komunikasi langsung dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, tim teknis dari Dinas PU Bina Marga Jawa Timur dan BPBD Jawa Timur dijadwalkan turun ke Jember pada Minggu (15/2/2026) pukul 08.00 WIB.
Tim akan melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah titik kerusakan, terutama jembatan terdampak banjir dan ruas jalan provinsi di wilayah Gumukmas, Kencong hingga Jombang yang mengalami kerusakan cukup signifikan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, menjelaskan bahwa pendekatan yang dipilih bupati adalah memperbanyak kerja teknis ketimbang publikasi.
Menurutnya, prioritas utama saat ini adalah memastikan seluruh perangkat daerah bergerak cepat dan terkoordinasi. Mulai dari Dinas Sosial, BPBD, camat hingga relawan, seluruh unsur diminta siaga penuh.
“Penanganan dilakukan secara menyeluruh, termasuk langkah strategis melalui penetapan status tanggap darurat agar koordinasi lebih efektif,” ujarnya.
Ia menambahkan, komunikasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi berjalan intensif. Respons cepat dari gubernur dinilai menjadi dukungan penting dalam percepatan pemulihan infrastruktur yang dikeluhkan masyarakat.
Di tengah situasi pascabencana, pemerintah daerah juga berupaya menjaga kondusivitas dan ketenangan warga. Fokus utama diarahkan pada penyelesaian persoalan di lapangan agar aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal.
