Tenggarong – Di balik angka yang menggembirakan, masih terselip tantangan yang perlu dituntaskan. Meski lebih dari 90% anak-anak di Kecamatan Muara Wis telah mengenyam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), masih ada anak usia 4–5 tahun yang belum terdaftar. Menyikapi kondisi itu, Bunda PAUD Kutai Kartanegara (Kukar), Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman, bersama Ketua Pokja PAUD Hj. Maria Ester menggelar sosialisasi Kelas Parenting di Balai Pertemuan Umum Muara Wis, Kamis (16/10/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari inisiatif Dinas Pendidikan Kukar dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak sejak dini. Melalui Kelas Parenting, orang tua dibekali pengetahuan dan strategi mendidik anak secara efektif di lingkungan keluarga, sekaligus mendorong partisipasi penuh dalam program wajib belajar 13 tahun.
Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kukar menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran aktif para Bunda PAUD Desa di Muara Wis yang berhasil membawa lebih dari 90% anak usia dini ke bangku PAUD.
“Saya mengapresiasi Bunda PAUD Desa dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun, mulai dari satu tahun di PAUD,” ujar Andi Deezca.
Lebih jauh, Ketua Pokja PAUD Kukar Hj. Maria Ester memperkenalkan inovasi “Anak Etam” yang digagas sebagai langkah konkret mengatasi masih adanya anak yang belum masuk PAUD. Program ini merupakan akronim dari “Aksi Nyata Kolaborasi Tangguh Majukan PAUD Bermutu”, dengan pendekatan yang disebut 3D: Data, Datangi, Daftarkan.
“Aksi pertama yang dilakukan adalah dengan 3D, yaitu mendata anak yang belum terdaftar, mendatangi keluarganya, lalu mendaftarkan ke PAUD,” terang Maria.
Kegiatan ini juga dihadiri berbagai elemen pemangku kepentingan, mulai dari Camat Muara Wis Fadhli Annur, Plh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kukar Pujianto, Kabid PAUD dan PNF Ida Wahyu Sayekti, serta sejumlah pejabat dan tenaga pendidik dari kecamatan setempat. Kehadiran mereka menandai pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam mendukung pendidikan anak usia dini secara inklusif dan berkelanjutan.
Dengan komitmen yang terus dibangun, Kukar menargetkan tidak ada lagi anak usia dini yang tertinggal dari akses pendidikan PAUD. Program seperti Kelas Parenting dan inovasi “Anak Etam” menjadi motor penting dalam menyiapkan generasi emas Kukar sejak usia dini. (ADV).
