Gresik – Kasus dugaan pemukulan terhadap dua pengamen remaja asal Ngabar, Jetis, Kabupaten Mojokerto, kini memasuki babak baru. Polsek Wringinanom menyatakan akan melimpahkan penanganan kasus ini ke Polres Kabupaten Gresik untuk proses hukum yang lebih intensif.
Peristiwa ini menimpa Bagus Anggoro Wahyu Praponco, yang masih di bawah umur, dan rekannya, Femas Fendi Ferdika. Saat kejadian, mereka tengah mengamen di kawasan Sumengko, Gresik. Berdasarkan keterangan Bagus, mereka sempat diajak bertemu oleh seseorang bernama Dimas di lokasi yang sunyi. Namun, saat mereka tiba, Dimas tidak ada di tempat.
“Kami mengamen di sekitar Sumengko, lalu bertemu Dimas dan dia mengajak bertemu di tempat sepi. Tapi saat kami datang, dia tidak ada. Setelah kami cari rumahnya dan sampai di sana, saya malah dipukul di wajah hingga mata saya lebam,” ujar Bagus saat ditemui media.
Pukulan tersebut menyebabkan luka memar di bagian mata kanan Bagus. Tidak hanya luka fisik, insiden itu juga menimbulkan trauma bagi kedua remaja tersebut.
Pihak keluarga korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wringinanom. Namun, dalam dua kali pemanggilan, Dimas sebagai terlapor tidak memenuhi undangan pemeriksaan oleh polisi.
Kapolsek Wringinanom menyampaikan bahwa karena kurangnya kooperasi dari pihak terlapor dan mempertimbangkan urgensi penyelidikan lebih lanjut, kasus ini akan ditangani oleh Polres Gresik.
“Untuk memperkuat penyelidikan dan mempercepat penanganan kasus, kami putuskan menyerahkan berkas dan penyelidikan ke Polres,” ujar salah satu perwira di Polsek Wringinanom.
Langkah pelimpahan ini diharapkan dapat mempercepat proses hukum dan memberi keadilan bagi para korban, terlebih karena salah satu korban masih berstatus di bawah umur. Pihak keluarga berharap pelaku segera diproses secara hukum.
Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan remaja yang tengah mencari nafkah secara mandiri di jalanan. Penanganan yang tuntas juga diharapkan dapat menjadi pelajaran bahwa tindakan kekerasan tidak bisa ditoleransi di ruang publik, apalagi terhadap anak.
