Konawe -Kapal nelayan KM Sarijaya mengalami kebocoran di sekitar perairan Pulau Saponda Laut, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (5/7/2022). Video yang merekam tenggelamnya kapan tersebut viral di media sosial.
“Lambung Kapal nelayan KM Sarijaya bocor di laut Konawe, 15 Nelayan bertahan pada kapal yang sudah tenggelam,” tulis dalam video yang di unggah kendari info.
KM Sarijaya
lalu tenggelam di sekitar perairan Pulau Saponda Laut, Kabupaten Konawe, sekitar pukul 05.30 WITA.
Dilansir dari kendaliinfo.com, 15 penumpang KM Sarijaya bersusah payah bertahan di atas kapal. Penumpang tersebut sambil menunggu pertolongan.
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Wahyudi, mengatakan kebocoran lambung KM Sarijaya terduga menjadi penyebab kapal tenggelam. Selain itu mesin alkon tidak dapat berfungsi.

“Kapal nelayan mengalami kebocoran sekitar pukul 05.30 WITA, sedangkan pompa alkon tidak berfungsi. Air terus masuk tidak dapat terkuras mesin alkon menyebabkan kapal tenggelam,” ungkap Wahyudu.
KM Sarijaya tenggelam tepat di sebelah utara Pulau Saponda Laut.
Dalam kejadian naas itu, seluruh korban berhasil terevakuasi dan keadaan selamat. Korban sempak bertahan sekitar empat jam di lautan.
Nelayan KM Sarijaya berhasil terevakuasi kapal lain yang sedang melintas. KM Asmawati rute rute Kendari – Menui menjadi penolong para korban.
“Para korban berhasil di evakuasi ketika kami sedang menuju tempat kejadian. Ada kapal lain kebetulan melintas, mereka sekarang dibawa ke Menui sekitar pukul 09.20 WITA,” tuturnya.
Sementara itu, teknisi kapal Buhari mengatakan kebocoran kapal dapat terselesaikan lokasi. Bahkan ketika mesin alkon mati, air yang masuk ke dalam kapal dapat teratasi dengan cepat.
“Yang pertama, tidak boleh panik. Kita harus tau apa yang menjadi penyebab terjadinya kebocoran tersebut,” ucapnya.
Masih kata Buhari, identifikasi penyebab kebocoran perlu kita pelajari. Bisa jadi karena benturan antar kapal. Mungkin juga karena kembang susut atau pemuaian papan kayu.
“Bisa jadi penyebabnya oleh biota laut, seperti kapang, tirem, trocoh,” tuturnya.
Menurutnya, apabila bocor di tengah laut. Titik bocor kapal harus kita ketahui. Baginya, Blokfill dapat menjadi solusi kebocoran dan rembes kapal kayu.
“Solusinya, kita harus tau titik bocornya area mana. Lalu, gunakan Blokfill untuk menutup titik bocor,” tuturnya.
