Sungai Penuh – Suasana Aula IAIN Kerinci dipenuhi gelak tawa dan semangat kebersamaan saat permainan Kesenian Irama Minang (KIM) digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Polres Kerinci, Sabtu malam (27/6/26). Kegiatan yang sarat nuansa budaya tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., MM.
Permainan KIM menjadi salah satu agenda hiburan yang mengundang antusiasme masyarakat. Melalui perpaduan musik khas Minang dan permainan mencocokkan angka pada kartu dengan nomor yang diumumkan pemandu acara, peserta menikmati suasana penuh keakraban. Kegiatan ini diikuti jajaran Polres Kerinci, unsur pemerintah daerah, serta masyarakat dalam semangat memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Sepanjang acara, peserta tampak larut dalam irama lagu sambil menunggu nomor yang disebutkan. Interaksi yang terbangun di antara peserta menciptakan suasana hangat dan memperlihatkan bahwa permainan tradisional masih mampu menjadi media hiburan yang menyatukan berbagai kalangan.
Selain menghadiri kegiatan, Hutri Randa turut memberikan dukungan dengan menyumbangkan hadiah uang tunai sebesar Rp3 juta untuk menambah semarak permainan. Kontribusi tersebut disambut antusias peserta dan menjadi bagian dari apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Permainan KIM sendiri merupakan salah satu bentuk hiburan rakyat yang telah lama dikenal di berbagai daerah di Sumatera Barat dan wilayah sekitarnya, termasuk Kerinci dan Sungai Penuh. Permainan ini menggabungkan unsur musik, interaksi sosial, dan keberuntungan sehingga tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarmasyarakat.
“Kegiatan seperti ini memiliki nilai positif karena selain menjadi hiburan, juga mampu menjaga tradisi budaya yang telah hidup di tengah masyarakat. Semoga Polri, khususnya Polres Kerinci, terus sukses dalam memberikan pelayanan terbaik serta semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Hutri Randa saat menghadiri kegiatan di Aula IAIN Kerinci, Kota Sungai Penuh, Sabtu (27/6/26).
Peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi yang lebih dekat antara institusi kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui kegiatan budaya seperti permainan KIM, suasana kekeluargaan dapat terbangun secara alami sehingga memperkuat komunikasi dan kepercayaan publik.
Bagi masyarakat, kegiatan semacam ini memberikan ruang hiburan sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi lokal yang mulai jarang ditampilkan dalam kegiatan resmi. Di sisi lain, keterlibatan pemerintah daerah bersama kepolisian memperlihatkan adanya sinergi dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan inklusif.
Rangkaian permainan KIM berlangsung hingga akhir acara dalam suasana penuh kehangatan. Momentum tersebut menjadi salah satu warna dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Polres Kerinci, sekaligus menunjukkan bahwa pelestarian budaya lokal dapat berjalan beriringan dengan upaya memperkuat hubungan antara aparat negara dan masyarakat.
