Mojokerto – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis sore (5/12/2024), menyebabkan banyak pohon besar tumbang. Pohon-pohon tersebut menimpa rumah warga dan mengakibatkan kerusakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Peristiwa ini juga menghambat arus lalu lintas di Jalan Raya Mojosari-Pungging hingga evakuasi selesai dilakukan.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB, ketika hujan deras dan angin kencang secara tiba-tiba menerjang wilayah tersebut. Beberapa pohon yang sudah berusia tua roboh ke jalan raya dan menimpa rumah-rumah di sekitarnya. Akibatnya, sebagian besar badan jalan tertutup, sehingga mengakibatkan lalu lintas terhambat selama beberapa jam.
Evakuasi Cepat oleh Petugas Gabungan
Setelah pohon tumbang dilaporkan, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), TNI, Polri, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKP2), PLN, serta relawan segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Petugas bekerja cepat memotong pohon yang tumbang dan membersihkan sisa-sisa batang serta ranting dari jalan raya.
Saeri, seorang petugas dari DLH Kabupaten Mojokerto, menjelaskan bahwa kejadian ini dipicu oleh cuaca buruk dan angin kencang yang terjadi secara mendadak. “Hujan deras dan angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 16.10 WIB. Pohon besar tumbang dan menimpa beberapa rumah di sekitar lokasi. Syukurlah, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun kerusakan pada rumah warga cukup parah,” jelasnya.
Kerusakan Rumah dan Upaya Pemulihan
Banyak rumah warga yang terletak di tepi jalan mengalami kerusakan serius akibat tertimpa pohon besar. Material rumah yang terbuat dari kayu dan seng terlihat hancur pada beberapa bagian. Namun, untungnya, saat kejadian, penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban luka maupun jiwa.
Tim gabungan memastikan keamanan lokasi setelah pembersihan selesai. Petugas PLN juga dikerahkan untuk memeriksa jaringan listrik yang berpotensi terganggu akibat pohon tumbang. “Kami memeriksa jika ada kabel listrik yang putus untuk mencegah risiko bahaya lebih lanjut. Alhamdulillah, situasi sudah kembali aman,” ujar salah satu petugas PLN.
Setelah beberapa jam bekerja, pohon yang menghalangi jalan berhasil dipotong dan dipindahkan, sehingga arus lalu lintas di Jalan Raya Mojosari-Pungging kembali normal pada malam harinya. Kendaraan yang sebelumnya terjebak kini dapat melintas dengan lancar.
Imbauan dan Antisipasi
Saeri menambahkan bahwa pihak BPBD dan DLH akan terus melakukan pemantauan terhadap pohon-pohon yang berpotensi tumbang di wilayah Kabupaten Mojokerto, khususnya di area rawan bencana. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama selama musim hujan yang sering disertai angin kencang.
“Kami mengimbau warga untuk segera melapor jika menemukan pohon besar yang tampak rawan tumbang, sehingga kami bisa mengambil tindakan preventif, seperti pemangkasan atau perawatan pohon,” kata Saeri.
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar selama hujan deras dan angin kencang. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kejadian seperti ini mengingatkan kita semua untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap potensi bahaya di musim penghujan,” tambahnya.
Pelajaran untuk Pemeliharaan Lingkungan
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat tentang pentingnya pemeliharaan pohon di sepanjang jalan raya. Pohon-pohon yang sudah tua atau rapuh sebaiknya dipangkas atau diganti dengan tanaman yang lebih kuat agar tidak membahayakan warga sekitar.
Di tengah ancaman cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi, kesiapan dalam menghadapi bencana menjadi hal yang sangat krusial. Kerja cepat tim gabungan dalam menangani insiden ini patut diapresiasi, namun upaya preventif harus terus ditingkatkan agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.
