Samarinda – Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, mengundang Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Melati Bhakti Satya (MBS) untuk ikut berkontribusi dalam memastikan ketersediaan pangan di wilayah Kaltim.
“Program-program kami dalam setahun ini, kami akan mencoba terus mendorong transformasi pangan. Kita meminta penguatan dan peran serta Perseroda MBS dalam ketahanan pangan untuk penyediaan pasokan pangan melalui pertanian modern,” kata Akmal.
Hal itu ia katakan saat Penyampaian Pendapat Akhir Pj Gubernur Kalimantan Timur terhadap tiga Ranperda menjadi Perda pada Rapat Paripurna ke 41 DPRD Provinsi Kaltim di Gedung Utama DPRD Provinsi Kalltim, Kamis (16/11/2023).
Untuk memberikan informasi tambahan, Perseroda MBS sebelumnya beroperasi sebagai perusahaan daerah milik pemerintah (Perusda) sebelum mengalami perubahan status melalui Perda. Perubahan ini telah disepakati bersama oleh Penjabat Gubernur dan DPRD Kalimantan Timur..
Perubahan tersebut bertujuan untuk memperluas jaringan usaha dan kerja sama. Maka harus memiliki daya saing yang lebih tinggi dan berkepastian hukum. Hal ini melalui pengelolaan yang lebih profesional sesuai ketentuan peraturan perundang – undangan.
Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu pun berharap, Peprusahaan tersebut akan menambah bidang usahanya di bidang usaha pertanian.
“Kita harap Perseroda Melati Bhakti Satya dapat berkontribusi melalui berbagai bidang usaha,” harapnya.
Selain Perseroda MBS, Perusahaan Daerah Pertambangan Provinsi Kalimantan Timur juga mengalami transformasi menjadi Perseroan Terbatas Pertambangan Kalimantan Timur Sejahtera.
“Ke depan, kita harap kinerja perusahaan pertambangan tersebut dan Perseroda MBS dapat terus meningkatkan jaringan usahanya. Hal ini termasuk bidang pertanian, shingga mampu berkontribusi dalam ketahanan pagan, serta peningkatan pendapatan daerah,” pungkasnya
