Jember – Upaya melawan Tuberkulosis (TBC) kembali ditegaskan di Desa Seputih, Kecamatan Mayang, melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Pendopo Balai Desa Seputih, Rabu (9/7/2025). Dalam kegiatan itu, dr. Muhammad Dilli Yudistira hadir sebagai pemateri utama, membawa pesan penting tentang bahaya TBC dan perlunya deteksi dini.
Dalam penjelasannya, dr. Dilli menyampaikan bahwa masih banyak masyarakat yang mengabaikan gejala awal TBC seperti batuk berkepanjangan. Padahal, penyakit ini bisa disembuhkan jika ditangani sejak dini.
“TBC bisa disembuhkan bila ditangani sejak dini. Sayangnya, banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya memeriksakan diri,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Mayang, Nurul Hafid Yasin, bersama jajaran Muspika setempat. Dalam sambutannya, Hafid mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 60 pasien aktif TBC yang menjalani pengobatan di Puskesmas Mayang, dan Desa Seputih menyumbang sekitar 20 persen dari kasus baru.
“Jangan takut berobat. Sesuai arahan Bupati Jember, Gus Fawait, pengobatan di puskesmas atau rumah sakit yang bermitra dengan BPJS gratis bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengaitkan ancaman TBC dengan isu stunting, menyebut salah satu penyebab anak tidak bisa gemuk adalah paparan TBC dari lingkungan sekitar. Hafid menekankan pentingnya sosialisasi seperti ini sebagai upaya memperluas kesadaran dan memutus mata rantai penularan.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah desa yang aktif mengedukasi warganya. Jika satu orang terinfeksi dan tidak ditangani, bisa menulari hingga 12 orang. Ini seperti bom waktu jika tidak diantisipasi,” tegasnya.
Selain memaparkan soal TBC, Camat Hafid juga mengingatkan warga soal program beasiswa untuk mahasiswa asal Jember yang bisa diakses secara daring, sebagai bagian dari perhatian pemerintah pada masa depan generasi muda.
Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri Kepala Desa Suryadi Sanjaya, kader kesehatan, serta warga yang tampak antusias berdiskusi selama sesi tanya jawab.
Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat diharapkan lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, hidup bersih, dan tidak menunda pengobatan jika mengalami gejala TBC. (ADV).
