Samarinda – Bakal calon legislatif (Bacaleg) dari partai Nasdem Dapil V Kaltim Anika Mustari Beddutang berkomitmen membawa perubahan untuk Kabupaten Mahakam Ulu dan Kutai Barat.
Dengan semangat dan komitmen tinggi, Bunda Eka bertekad membawa perubahan positif bagi dua kabupaten tersebut.
Sebagai seorang perempuan yang gigih dan berdedikasi, ia siap memimpin langkah-langkah yang mencerahkan masa depan wilayah tersebut.
Salah satu visi utama Bunda Eka adalah memperjuangkan anggaran perbaikan jalan trans Kalimantan, khususnya antar kabupaten yang menghubungkan Kutai Barat.
“Kami mengerti betapa pentingnya akses yang lancar bagi pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antarwilayah. Kami tak kenal lelah dalam mendorong perbaikan infrastruktur yang mendukung perkembangan wilayah tersebut,” ungkap Bunda Eka kepada media ini.
Dalam langkah ambisius lainnya, Bunda Eka mengusulkan pembangunan jalan darat yang akan menghubungkan Mahakam Ulu dan Kutai Barat. Rencana ini tidak hanya akan mempercepat konektivitas antarwilayah, tetapi juga memberikan dorongan yang signifikan untuk pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat setempat.
Namun, Bunda Eka tak hanya berfokus pada infrastruktur fisik semata. Ia juga memahami pentingnya menjaga kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Kami mengupayakan subsidi transportasi air bagi warga Mahakam Ulu, dengan harapan dapat mengurangi beban biaya transportasi dan membantu menekan harga sembako di wilayah tersebut,” terangnya.
Tidak hanya itu, Bunda Eka juga berdedikasi untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mahakam Ulu. Ia memperjuangkan bantuan keuangan yang dapat digunakan untuk memperbaiki dan memperluas infrastruktur yang ada, dengan tujuan akhir meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Selaras dengan semangat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Bunda Eka mengutamakan kegiatan yang memberikan prioritas kepada mereka di kedua kabupaten tersebut.
“Bagi saya perempuan dan anak-anak adalah pilar penting dalam membangun masa depan yang lebih baik, dan ia berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan kesempatan yang lebih baik bagi mereka,” terangnya.
Lebih jauh lagi, Bunda Eka mengedepankan peningkatan sumber daya manusia di Kabupaten Mahakam Ulu dan Kutai Barat. Ia mengupayakan peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat setempat, dengan harapan dapat menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan berkualitas yang dapat bersaing di tingkat regional dan nasional.
Tak hanya itu, Bunda Eka juga memiliki perhatian khusus terhadap pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kutai Barat. Dengan kekayaan budaya dan tradisi adat istiadat yang dimiliki oleh wilayah tersebut, Bunda Eka berkomitmen untuk mengupayakan peningkatan skala prioritas terhadap UMKM yang menghasilkan produk dengan karakteristik adat istiadat Kutai Barat.
“Langkah ini tidak hanya akan memperkuat warisan budaya leluhur, tetapi juga memberikan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat,” tandasnya.
Selain itu, Bunda Eka juga melihat pentingnya memberikan kesempatan kerja yang luas bagi pemuda dan pemudi di Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Ia akan berusaha untuk menciptakan peluang kerja yang relevan dengan potensi lokal, sehingga pemuda dan pemudi dapat berkontribusi secara aktif dalam pembangunan daerah dan mencapai kemandirian ekonomi.
Menyadari pentingnya pelestarian budaya, Bunda Eka tidak hanya berhenti pada penguatan ekonomi dan infrastruktur. Ia berkomitmen untuk mendorong dan memperkuat adat istiadat Kutai Barat sebagai salah satu icon budaya di Kalimantan Timur.
Bunda Eka akan mengupayakan agenda tetap perayaan adat istiadat sebagai upaya pengukuhan budaya Kutai Barat sebagai warisan leluhur masyarakat setempat. Dalam hal ini, ia melihat kearifan lokal sebagai potensi yang dapat digali untuk memajukan perekonomian dan meningkatkan kebanggaan masyarakat Kabupaten Kutai Barat.
