Malang – Atmosfer kejutan menyelimuti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025, ketika tim Barongsai Kota Kediri sukses menyabet gelar Juara Umum dalam debut cabang olahraga baru tersebut. Bertanding di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, tim ini memborong empat medali, terdiri dari 3 emas dan 1 perak, Jumat (27/6/2025).
Medali emas diraih di nomor Halang Rintang, Kecepatan, dan Naga Taulo. Sementara perak diraih di nomor Ketangkasan. Prestasi ini mencerminkan kualitas teknik, kekompakan tim, serta pembinaan yang matang, sekaligus memperkuat posisi Kota Kediri di klasemen medali Porprov Jatim tahun ini.
“Menjadi juara umum di cabang baru seperti Barongsai adalah pencapaian yang luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa potensi atlet Kota Kediri tersebar merata di berbagai disiplin olahraga, termasuk yang bersifat seni dan budaya,” ungkap Ketua Umum KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko.
Barongsai, yang umumnya dikenal sebagai seni pertunjukan, kini membuktikan bahwa ia juga mampu bersaing di level kompetisi dengan parameter teknis yang ketat. Capaian Kota Kediri di cabang ini sekaligus menunjukkan bahwa strategi pembinaan di olahraga baru dapat berhasil bila ditopang dengan semangat juang dan sistem yang tepat.
Hingga Jumat malam, data Satgas KONI Kota Kediri mencatat bahwa kontingen telah mengoleksi total 58 medali, terdiri dari 24 emas, 21 perak, dan 13 perunggu.
Kemenangan tim Barongsai menjadi tambahan semangat bagi seluruh kontingen Kota Kediri yang terus berjuang di berbagai cabang olahraga, memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen sementara Porprov Jatim IX 2025.
