Samarinda – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) siap untuk mengimplementasikan aplikasi Sistem Kearsipan Dinamis (Srikandi).
Pada Selasa (14/11/2023), Bappeda Kaltim menggelar rapat tindak lanjut penerapan aplikasi Srikandi di lingkup Bappeda Kaltim. Rapat ini dipimpin oleh Kasubbag Umum Bappeda Kaltim, Achmad Risa.
Dalam rapat tersebut, Achmad Risa meminta masing-masing bidang di Bappeda Kaltim untuk memproses satu surat melalui aplikasi Srikandi sebagai tahap awal dalam implementasi aplikasi Srikandi.
“Ini sebagai tahap awal untuk menguji coba aplikasi Srikandi di Bappeda Kaltim,” kata Achmad Risa.
Setelah proses tahap awal ini, akan diadakan evaluasi dalam dua minggu kedepan di tanggal 27 November 2023. Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur tingkat keberhasilan penerapan tahap awal aplikasi Srikandi sekaligus menemukan solusi atas permasalahan yang mungkin ditemui dalam proses penerapan tahap awal tersebut.
Aplikasi Srikandi merupakan sistem pengolahan kearsipan yang modern besutan kolaborasi antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PANRB), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Di dalam aplikasi Srikandi, segala informasi berbasis analog dan digital akan terekam dengan baik dan terintegrasi di data pusat nasional sehingga dapat menjadi bukti yang akuntabilitas serta dapat dipertanggungjawabkan.
Aplikasi Srikandi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan kearsipan di Bappeda Kaltim. Selain itu, aplikasi ini juga diharapkan dapat mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Bappeda Kaltim.
“Kami berharap, penerapan aplikasi Srikandi di Bappeda Kaltim dapat berjalan lancar dan sukses,” kata Achmad Risa.
Aplikasi Srikandi merupakan langkah maju dalam pengelolaan kearsipan di Indonesia. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan kearsipan, serta mendukung implementasi SPBE.
Penerapan aplikasi Srikandi di Bappeda Kaltim merupakan langkah positif yang perlu diapresiasi. Semoga penerapan aplikasi ini dapat berjalan lancar dan sukses.
