Samarinda – Di balik kuatnya sendi keluarga dan kokohnya kehidupan sosial, peran ibu kerap hadir tanpa sorotan. Menutup akhir tahun dengan penuh makna, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Samarinda, Arif Kurniawan, bersama Bidang Perempuan DPC PKS Sungai Kunjang menggelar acara apresiasi kepada para ibu sebagai bagian dari refleksi akhir tahun, Selasa (30/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Sungai Kunjang ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang perenungan bersama atas peran strategis kaum ibu dalam membangun keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Acara tersebut diprakarsai oleh bersama struktur perempuan tingkat Dewan Pimpinan Cabang Sungai Kunjang, dengan melibatkan para ibu, kader perempuan, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Arif Kurniawan menyampaikan bahwa refleksi akhir tahun ini sengaja dikemas sederhana namun sarat makna, sebagai bentuk penghargaan kepada para ibu yang selama ini menjadi pilar utama ketahanan keluarga.
“Sering kali peran ibu tidak terlihat, tetapi dari tangan dan doa merekalah lahir generasi yang menentukan masa depan kota dan bangsa. Acara ini adalah ungkapan terima kasih dan penghormatan kami,” ujar Arif.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya dengan kebijakan dan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan keluarga yang kuat dan harmonis. Menurutnya, ibu memiliki peran sentral dalam menanamkan nilai moral, etika, dan kepedulian sosial sejak dini.
“Ibu adalah madrasah pertama. Ketika ibu-ibu kita kuat, berilmu, dan bahagia, maka masyarakat akan ikut kuat,” tambahnya.
Acara refleksi akhir tahun ini diisi dengan dialog kebersamaan, penyampaian motivasi, serta berbagi pengalaman antarpara ibu. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa ketika para peserta diajak melihat kembali perjalanan selama setahun terakhir, sekaligus menumbuhkan harapan dan semangat menyongsong tahun yang akan datang.
Bidang Perempuan DPC PKS Sungai Kunjang menyampaikan bahwa kegiatan apresiasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat peran perempuan di tingkat akar rumput. Selain sebagai ruang penghargaan, kegiatan ini juga menjadi sarana konsolidasi dan penguatan solidaritas antarperempuan.
Para ibu yang hadir mengaku tersentuh dengan perhatian yang diberikan. Bagi mereka, apresiasi sederhana seperti ini memiliki arti besar karena mengakui peran domestik dan sosial yang selama ini dijalani tanpa banyak pengakuan.
Selain itu, Arif Kurniawan juga menyampaikan komitmen Fraksi PKS DPRD Kota Samarinda untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak pada ketahanan keluarga, perlindungan perempuan, dan pemberdayaan ibu. Ia menilai bahwa isu keluarga dan perempuan harus menjadi arus utama dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Ketahanan kota dimulai dari ketahanan keluarga. Dan ketahanan keluarga sangat bergantung pada bagaimana kita memuliakan peran ibu,” tuturnya.
Melalui refleksi akhir tahun ini, Fraksi PKS DPRD Kota Samarinda berharap tumbuh kesadaran kolektif untuk lebih menghargai peran perempuan, tidak hanya dalam momentum seremonial, tetapi dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup tahun yang penuh makna, menegaskan bahwa membangun Samarinda yang berdaya dan berkeadaban dimulai dari keluarga yang kuat dan ibu-ibu yang dimuliakan.
