Pasbar – Setelah sempat terhenti selama hampir dua tahun, Aliansi Jurnalis Online (AJO) Pasaman Barat kembali menunjukkan eksistensinya. Dengan membawa semangat baru, organisasi ini resmi melaporkan keberadaan dan susunan kepengurusan periode 2025–2028 kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (16/10/2025).
Kepengurusan AJO Pasbar yang dipimpin oleh Muhammad Fadli sebagai Ketua disambut langsung oleh Kepala Kesbangpol Pasbar, Yosmar Difia, S.E., M.M., di Kantor Kesbangpol. Pelaporan ini sekaligus menjadi titik balik kebangkitan organisasi yang selama ini menjadi wadah para jurnalis media daring di daerah tersebut.
“Pelaporan ke Kesbangpol ini kami lakukan sebagai wujud keseriusan dalam berorganisasi dan kepatuhan terhadap undang-undang serta peraturan pemerintah,” kata Muhammad Fadli dalam sambutannya.
Didampingi oleh para pengurus seperti Dewan Penasehat Zulkifli Nasution, Dewan Pakar Gusmizar dan El Saputra, hingga bendahara dan sekretaris, Fadli menyatakan bahwa kevakuman sebelumnya justru menjadi pelecut semangat untuk membangun kembali peran AJO Pasbar dalam dunia jurnalistik dan sosial kemasyarakatan.
“Kami tidak mungkin berjalan sendiri tanpa dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kesbangpol. Kami berharap sinergi ini terus terjalin demi kemajuan organisasi dan memberikan kontribusi positif bagi pemerintah daerah serta masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi pelaporan tersebut, Kepala Kesbangpol Yosmar Difia menyatakan dukungannya dan menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya kepengurusan baru AJO Pasbar. Ia mengingatkan pentingnya peran media sebagai mitra pemerintah dan agen informasi publik.
“Media adalah jendela informasi masyarakat. Tanpa media, kita tidak memiliki dunia,” tegas Yosmar Difia.
Ia juga mendorong AJO Pasbar agar senantiasa menjaga profesionalisme, menjunjung tinggi etika jurnalistik, serta tidak ragu menyampaikan kritik yang membangun terhadap pemerintah daerah, termasuk Kesbangpol.
“Dalami setiap kasus secara profesional. Jangan ragu untuk mengingatkan, bahkan mengkritik kinerja kami di Kesbangpol jika diperlukan. Kritik yang membangun sangat kami butuhkan,” pesannya.
Pelaporan ini ditandai dengan penyerahan Surat Tanggapan Permohonan dan Penerimaan Laporan Keberadaan Organisasi bernomor: 200.1.4.4/214/Kesbangpol/2025. AJO Pasbar sendiri didirikan pada 9 Desember 2019 dan telah disahkan oleh Kemenkumham RI sejak 3 Februari 2020.
Dengan struktur baru dan semangat pembaruan, AJO Pasbar berkomitmen menjadi mitra kritis dan solutif, sekaligus menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus digitalisasi media di Pasaman Barat.
