Jombang – “Rumah Bergerak Guru NU” bukan sekadar slogan. Semangat itu diwujudkan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) dengan menyiapkan basecamp khusus bagi keluarga besar guru NU dan peserta Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama yang akan berlangsung di Jombang pada 27–31 Agustus 2026 atau 14–18 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Basecamp PERGUNU berlokasi di Perum Buma Sambongdukuh, Jombang, yang berada di kawasan pelaksanaan muktamar. Tempat tersebut dipersiapkan sebagai titik singgah, koordinasi, diskusi, istirahat, sekaligus ruang silaturahmi bagi peserta yang datang dari berbagai daerah untuk mengikuti rangkaian Muktamar Ke-35 NU dengan pusat kegiatan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.
Berbeda dari sekadar tempat transit, Basecamp PERGUNU diharapkan menjadi ruang perjumpaan para pendidik Nahdlatul Ulama. Guru, pengurus organisasi, kader, maupun peserta muktamar dapat memanfaatkan lokasi tersebut untuk bertukar informasi, menyusun koordinasi kegiatan, hingga membangun komunikasi dengan sesama anggota PERGUNU dari berbagai daerah.
Ketua Pimpinan Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PC PERGUNU) Kabupaten Jombang masa khidmat 2022–2027, Prof. Dr. KH. Mokh. Fakhruddin Siswopranoto, mengatakan keberadaan basecamp menjadi bagian dari upaya PERGUNU memberikan pelayanan kepada para guru NU dan peserta muktamar yang datang ke Jombang.
“Basecamp ini kami hadirkan sebagai rumah bersama bagi guru-guru NU dan peserta muktamar. Kami ingin mereka yang datang ke Jombang memiliki tempat untuk singgah, berkoordinasi, berdiskusi, beristirahat, sekaligus mempererat silaturahmi dalam suasana kekeluargaan,” kata Fakhruddin.
Menurutnya, semangat “Rumah Bergerak Guru NU” juga menggambarkan karakter PERGUNU sebagai organisasi yang tidak hanya bergerak dalam penguatan profesi pendidikan, tetapi juga hadir dalam ruang-ruang pelayanan dan kebersamaan warga Nahdlatul Ulama.
“Momentum muktamar harus menjadi kesempatan untuk memperkuat persaudaraan dan jejaring antarguru NU. Dari pertemuan sederhana di basecamp ini, kami berharap lahir komunikasi, gagasan, dan semangat pengabdian yang semakin kuat untuk pendidikan, NU, dan masyarakat,” ujarnya.
Sejumlah fasilitas disediakan untuk memberikan kenyamanan bagi peserta yang berkunjung. Di antaranya makanan dan kopi, ruang untuk koordinasi maupun diskusi, serta tempat yang dapat dimanfaatkan untuk beristirahat dan bersilaturahmi di sela padatnya agenda muktamar.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan membantu para peserta yang membutuhkan titik pertemuan selama berada di kawasan muktamar. Apalagi, agenda lima hari tersebut akan mempertemukan warga dan kader Nahdlatul Ulama dari berbagai daerah dengan mobilitas kegiatan yang cukup tinggi.
PERGUNU Jombang juga menyiapkan sejumlah narahubung untuk memudahkan peserta memperoleh informasi mengenai basecamp. Prof. Dr. KH. Mokh. Fakhruddin Siswopranoto dapat dihubungi melalui 081553340029. Selain itu, tersedia Ust. Sukardiono melalui 085755135820, Ust. Adib Faishol melalui 082122288883, dan Mas Shobirin melalui 085732640523.
Basecamp tersebut sekaligus menjadi bentuk partisipasi keluarga besar PERGUNU dalam menyemarakkan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama. Kehadirannya di tengah kawasan muktamar diharapkan dapat memperkuat komunikasi antarpeserta, terutama para guru dan tenaga pendidik yang memiliki keterikatan dengan PERGUNU.
Bagi PERGUNU, momentum muktamar bukan hanya perhelatan organisasi, tetapi juga ruang untuk memperkuat hubungan antarkader dan membangun jejaring pendidikan. Pertemuan para guru NU dari berbagai wilayah menjadi kesempatan untuk saling berbagi pengalaman sekaligus mempererat hubungan kelembagaan.
Dengan mengusung semangat “Rumah Bergerak Guru NU”, Basecamp PERGUNU di Jombang diharapkan menjadi ruang yang terbuka dan ramah bagi peserta selama Muktamar Ke-35 NU. Dari tempat singgah sederhana itu, semangat pelayanan, persaudaraan, dan pengabdian para guru NU diharapkan terus bergerak bersama perjalanan Nahdlatul Ulama.
