Kediri – Ibarat dua pilar penjaga rumah besar Nahdlatul Ulama, ribuan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan Pasukan Inti Pagar Nusa memadati Lapangan Ma’had Aly Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Sabtu (20/6/2026). Kehadiran mereka dalam apel Gelar Pasukan menjadi simbol kesiapan penuh mengawal pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2026 agar berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.
Apel yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 10.00 WIB tersebut diikuti ribuan personel pengamanan. Kegiatan ini digelar di kawasan Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kabupaten Kediri, sebagai bagian dari pengecekan akhir kesiapan sumber daya manusia, perlengkapan, serta koordinasi antarunsur yang terlibat. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan dan memastikan seluruh agenda organisasi Islam terbesar di Indonesia itu berjalan lancar.
Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser, Gus Syafiq Syauqi, hadir langsung bersama Komandan Komando Pasukan Nasional (Kopasnas), Cak Malik, untuk memberikan arahan kepada seluruh peserta apel.
“Jalankan tugas dengan mengedepankan disiplin, sinergi, dan profesionalitas. Jaga marwah Nahdlatul Ulama. Utamakan pendekatan yang persuasif, humanis, dan responsif. Kita di sini untuk melayani dan memastikan semua berjalan damai,” tegas Gus Syafiq di hadapan ribuan personel.
Arahan tersebut menekankan bahwa pengamanan bukan semata menjaga ketertiban, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian kepada para ulama dan organisasi. Pendekatan yang mengedepankan pelayanan dan sikap humanis dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana kondusif selama pelaksanaan Munas dan Konbes berlangsung.
Kekompakan antara Banser dan Pasukan Inti Pagar Nusa terlihat jelas sepanjang pelaksanaan gelar pasukan. Kedua elemen yang selama ini dikenal sebagai benteng ulama itu menunjukkan koordinasi yang solid. Penyamaan persepsi dan pola komunikasi menjadi fokus utama agar setiap personel memahami tugas, jalur koordinasi, serta langkah yang harus ditempuh apabila menghadapi dinamika di lapangan.
Suasana apel berlangsung tertib dan penuh semangat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga berakhirnya acara. Antusiasme para peserta menunjukkan kesiapan mental maupun teknis dalam mendukung suksesnya agenda nasional Nahdlatul Ulama yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso.
Dengan kondisi yang telah terjaga sejak awal, para peserta Munas-Konbes NU 2026 maupun masyarakat sekitar diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Sinergi antara Banser dan Pagar Nusa menjadi modal penting untuk menjaga marwah organisasi sekaligus memastikan agenda besar tersebut berjalan sesuai harapan.
