Jember – Seperti menari mengikuti irama yang selaras, pembinaan atlet muda di Kabupaten Jember terus diupayakan agar berjalan seimbang antara pencapaian prestasi dan pendidikan. Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan Fun Training Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Jember yang berlangsung di kediaman Ketua KONI Jember, Ervan Friambodo, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu dihadiri Ketua KONI Jember bersama jajaran pengurus, perwakilan Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata (Disporabudpar) Jember Deta Irama Kasih, serta para atlet, pelatih, dan orang tua atlet IODI. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan sekaligus meningkatkan motivasi atlet menjelang berbagai kompetisi yang akan dihadapi.
Ketua KONI Jember, Ervan Friambodo, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk senantiasa mensyukuri berbagai nikmat yang diberikan Tuhan, mulai dari kesehatan hingga dukungan keluarga yang selama ini menjadi fondasi penting dalam perjalanan para atlet.
“Terima kasih kepada para pengurus dan orang tua yang tanpa lelah memberikan motivasi serta mengantar anak-anak untuk berlatih. Dukungan keluarga menjadi salah satu kunci keberhasilan atlet dalam meraih prestasi,” ujarnya.
Menurut Ervan, kecintaan terhadap cabang olahraga yang dipilih menjadi modal utama bagi seorang atlet dalam membangun karier. Ia menilai atlet harus memiliki tujuan yang jelas sehingga dapat berkembang secara optimal, baik melalui jalur prestasi maupun profesi di bidang olahraga.
Ia menjelaskan, atlet IODI memiliki peluang untuk menorehkan prestasi mulai tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Selain itu, olahraga dansa juga membuka kesempatan bagi atlet untuk berkiprah sebagai pelatih ataupun profesi lain yang berkaitan dengan dunia olahraga tersebut.
Tak hanya soal prestasi, Ervan juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas olahraga dengan pendidikan formal. Menurutnya, atlet muda harus mampu membuktikan bahwa keberhasilan di arena pertandingan tidak menghalangi pencapaian akademik.
“Saya berharap atlet memilih cabang olahraga yang bisa berjalan beriringan dengan studi akademis sehingga tidak muncul stigma negatif bahwa atlet mengabaikan pendidikan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua IODI Jember, Siska Batara, menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap program pembinaan atlet. Berbagai fasilitas yang disediakan selama pemusatan latihan telah dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang kebutuhan para atlet.
“Saya akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Jember. Kita lihat nanti hasilnya di Porprov, apa yang bisa kita raih untuk mengharumkan nama Jember,” kata Siska.
Menurutnya, seluruh program yang dijalankan pengurus memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas atlet sekaligus membawa nama Kabupaten Jember meraih hasil terbaik pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.
Kegiatan fun training tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara atlet, pelatih, pengurus, dan orang tua. Kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu menjadi energi positif bagi para atlet muda untuk terus berkembang dan tampil maksimal dalam setiap kompetisi.
Dengan dukungan keluarga, pembinaan yang berkelanjutan, serta semangat menjaga keseimbangan antara olahraga dan pendidikan, IODI Jember optimistis dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
