Jember – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mulai menunjukkan hasil nyata di Kabupaten Jember. Sejumlah gedung KDMP yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan kini telah berdiri dan siap beroperasi sebagai pusat penguatan ekonomi masyarakat desa.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional tersebut, Bupati Jember Muhamad Fawait bersama Dandim 0824 Jember Rifqi Muhammad Syuhada dan Ketua DPRD Jember Ahmad Halim menyerahkan 25 unit kendaraan pick up dan 23 unit truk kepada para ketua KDMP, Senin (8/6/2026).
Penyerahan kendaraan operasional tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat peran koperasi dalam mendukung distribusi hasil pertanian, penyerapan gabah petani, hingga memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Dandim 0824 Jember Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada mengungkapkan bahwa perkembangan pembangunan KDMP di Kabupaten Jember menunjukkan capaian yang cukup menggembirakan.
“Untuk KDMP di wilayah Jember saat ini sudah ada 42 titik yang selesai 100 persen. Kami terus mengejar target pembangunan karena Jember menjadi salah satu daerah yang dipersiapkan dalam program nasional ini. Walaupun belum seluruh desa dan kelurahan tercapai, capaian yang ada saat ini sudah memenuhi target awal yang diberikan kepada Kodim Jember sebagai pengawal pembangunan KDMP bersama PT Agrinas,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran KDMP diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kemandirian ekonomi desa.
“Pak Bupati juga sudah menyiapkan sistem agar KDMP di Jember mampu menopang dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Harapannya masyarakat tidak lagi terlalu bergantung pada pihak luar, tetapi bisa mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri dari desanya sendiri,” tambahnya.
Ia menjelaskan, kendaraan operasional yang diserahkan akan menjadi sarana penting dalam mendukung aktivitas koperasi, termasuk membantu proses penyerapan hasil panen petani yang selama ini belum berjalan maksimal.
“Itulah sebabnya kendaraan-kendaraan ini diberikan kepada KDMP. Salah satu fungsinya untuk mendukung penyerapan gabah dan memperkuat aktivitas ekonomi yang dijalankan koperasi di desa,” jelasnya.
Terkait target pembangunan secara keseluruhan, Dandim optimistis seluruh KDMP di Kabupaten Jember dapat terealisasi pada tahun ini.
“Kami berharap seluruh target pembangunan KDMP dapat terpenuhi pada Agustus 2026. Namun memang masih ada beberapa desa yang menghadapi kendala lahan. Karena setiap desa harus menyediakan lahannya sendiri, ada beberapa titik yang sampai sekarang masih dalam proses pencarian dan koordinasi,” katanya.
Ia menegaskan bahwa penyediaan lahan merupakan tanggung jawab pemerintah desa, sedangkan pihak TNI melalui Kodim 0824 Jember berperan mengawal proses pembangunan agar berjalan sesuai target.
“Dari pihak desa yang menyiapkan dan menentukan lokasi lahan. Kami dari Kodim fokus mengawal pembangunan agar program ini dapat berjalan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan semakin banyaknya gedung KDMP yang rampung dan dukungan kendaraan operasional yang memadai, Kabupaten Jember optimistis program Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi desa, sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.( ADV)
