Mojokerto – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah membawa kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar Pondok Pesantren Segoro Agung, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Di tengah semangat berbagi pada hari raya kurban, pondok pesantren yang diasuh KH Bimo Agus Sunarno tersebut menjadi salah satu penerima bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Bantuan tersebut menjadi wujud perhatian pemerintah terhadap lembaga pendidikan keagamaan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Pondok Pesantren Segoro Agung termasuk dalam daftar penerima dari total 1.098 ekor sapi kurban yang disalurkan Presiden Prabowo Subianto ke berbagai daerah di Indonesia pada momentum Iduladha tahun ini. Bantuan hewan kurban tersebut rencananya akan didistribusikan kepada santri, masyarakat sekitar pesantren, hingga warga yang membutuhkan di lingkungan sekitar Trowulan.
Bagi Pondok Pesantren Segoro Agung, bantuan ini bukan sekadar simbol perhatian negara, tetapi juga bentuk penguatan nilai sosial dan keagamaan yang selama ini dijaga di lingkungan pesantren. Sebagai lembaga pendidikan Islam yang telah lama menjadi pusat pembinaan spiritual dan sosial masyarakat, pesantren tersebut memandang Iduladha sebagai momentum mempererat persaudaraan dan memperluas manfaat bagi umat.
Pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren Segoro Agung Trowulan, KH Bimo Agus Sunarno, menyampaikan rasa syukur atas perhatian Presiden Republik Indonesia terhadap pesantren dan masyarakat. Ia juga memanjatkan doa agar Presiden Prabowo Subianto diberikan kesehatan, keberkahan, dan kekuatan dalam menjalankan amanah memimpin bangsa.
“Yang Mulia Bapak Presiden Republik Indonesia Jenderal Purnawirawan H. Prabowo Subianto mendapat keberkahan kesehatan, panjang umur dalam memimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia dijauhkan dari wabah, bala, dan bencana. Amin YRA,” ujar KH Bimo Agus Sunarno.
KH Bimo menilai, momentum Iduladha menjadi pengingat penting tentang makna pengorbanan, kepedulian, dan kebersamaan. Menurutnya, tradisi berbagi melalui hewan kurban memiliki dampak besar dalam mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
Sebagai salah satu pondok pesantren yang aktif dalam kegiatan sosial keagamaan, Segoro Agung selama ini dikenal konsisten membangun kedekatan dengan masyarakat sekitar melalui pendidikan, dakwah, dan berbagai kegiatan kemasyarakatan. Bantuan sapi kurban dari Presiden RI pun diharapkan dapat semakin memperkuat semangat berbagi di lingkungan pesantren dan masyarakat Trowulan.
Momentum Iduladha 1447 Hijriah di Pondok Pesantren Segoro Agung tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga bentuk rasa syukur dan kebersamaan. Dengan hadirnya bantuan tersebut, pesantren berharap manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat sekaligus memperkokoh nilai ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan sosial.
