Kutim – “Roda kecil yang menopang kerja besar,” ungkapan itu terasa tepat saat Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menyerahkan kendaraan operasional roda dua kepada para Ketua RT di Kelurahan Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan. Penyerahan ini menjadi simbol penguatan pelayanan masyarakat di tingkat paling bawah, sekaligus bentuk dukungan terhadap tugas administratif dan sosial Ketua RT di lingkungan warga.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Sekretariat Kabupaten Kutai Timur menyerahkan kendaraan operasional roda dua kepada para Ketua RT di Kelurahan Singa Geweh pada Senin (18/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kecamatan Sangatta Selatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Sekretaris Daerah, perwakilan Kecamatan Sangatta Selatan, Lurah Singa Geweh, serta puluhan Ketua RT setempat. Program ini merupakan bagian dari fasilitasi operasional pemerintah daerah bagi perangkat lingkungan RT yang sebelumnya dilakukan secara bertahap sejak tahun 2025.
Kepala Bagian Umum Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Uud Sudiharjo, menyampaikan bahwa penyerahan kendaraan tersebut sempat mengalami penundaan sebelum akhirnya direalisasikan tahun ini. Sebanyak 30 unit kendaraan roda dua disiapkan dengan nilai kontrak mencapai Rp712.140.000 atau rata-rata Rp23.970.000 per unit untuk mendukung operasional Ketua RT di lingkungan Kelurahan Singa Geweh.
“Kendaraan ini merupakan fasilitas operasional yang harus dirawat dengan baik. Dalam fakta integritas yang ditandatangani, kendaraan akan ditarik kembali saat masa jabatan Ketua RT berakhir dan diserahkan kepada pengurus berikutnya,” ujar Uud Sudiharjo dalam laporannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat sejak proses perencanaan hingga pelaksanaan acara. Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan mampu menunjang mobilitas Ketua RT dalam menjalankan pelayanan masyarakat sehari-hari.
Sementara itu, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap mempertahankan program bantuan kendaraan operasional bagi Ketua RT meskipun kondisi fiskal daerah mengalami tantangan dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebut adanya penyesuaian anggaran daerah akibat dampak pengurangan transfer dan kondisi ekonomi nasional, terutama bagi daerah penghasil sumber daya alam seperti Kutai Timur.
“Kita tetap mempertahankan program ini meskipun ada keterlambatan. Karena ini bagian dari dukungan pemerintah kepada penyelenggara pemerintahan paling bawah, yaitu Ketua RT,” kata Ardiansyah Sulaiman.
Bupati juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan optimal program bantuan Rp250 juta per RT yang tetap dipertahankan pemerintah daerah. Menurutnya, dana tersebut dapat diarahkan untuk mengurangi angka kemiskinan, penanganan stunting, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga pembangunan infrastruktur kecil seperti gang lingkungan dan penerangan jalan berbasis padat karya.
“Kalau dimanfaatkan dengan baik selama lima tahun, program ini bisa memberi dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk menekan kemiskinan dan memperbaiki lingkungan RT,” ujarnya.
Ketua RT 26 Kelurahan Singa Geweh, Chalvin Mangera, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah. Ia berharap bantuan kendaraan operasional tidak hanya mempermudah mobilitas Ketua RT, tetapi juga diikuti penguatan program pembangunan berbasis masyarakat melalui dana Rp250 juta per RT.
“Kami mengapresiasi bantuan ini dan berharap seluruh program pemerintah, termasuk anggaran RT, benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Chalvin.
Dengan adanya kendaraan operasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap pelayanan di tingkat RT semakin efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih cepat, terutama di wilayah Kelurahan Singa Geweh yang menjadi bagian penting dari pelayanan pemerintahan di Kecamatan Sangatta Selatan.
