Bondowoso – Di tengah kesibukan melayani masyarakat, para relawan SPPG Sukosari Lor memilih cara sederhana untuk tetap bugar: bergerak bersama dalam irama. Senam aerobik yang digelar rutin setiap pekan menjadi oase energi, menyatukan semangat sehat dan kebersamaan dalam satu gerakan.
Puluhan relawan tampak antusias mengikuti kegiatan senam aerobik yang berlangsung di halaman SPPG Sukosari Lor, Kecamatan Sukosari, pada Sabtu pagi (25/4/2026). Sejak pagi hari, suasana sudah dipenuhi semangat. Musik enerjik mengalun, mengiringi gerakan dinamis yang dipandu instruktur lokal, menciptakan nuansa ceria di tengah lingkungan kerja sosial.
Para peserta tampil santai dengan pakaian olahraga berwarna-warni, sebagian bahkan kompak mengenakan seragam. Kegiatan diawali dengan pemanasan ringan sebelum berlanjut ke gerakan inti yang lebih intens. Sepanjang kegiatan, senyum dan tawa tak lepas dari wajah para relawan, menandakan bahwa aktivitas ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga ajang kebersamaan.
Kepala SPPG Sukosari Lor, Muhammad Ferdo, menegaskan pentingnya menjaga kondisi fisik relawan agar tetap prima dalam menjalankan tugas sosial, khususnya dalam program pemenuhan gizi masyarakat.
“Kami tidak hanya fokus memberikan asupan gizi bagi anak-anak, tetapi juga memastikan para relawan tetap sehat. Dengan kondisi fisik yang prima, pelayanan bisa berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Menurut Ferdo, senam aerobik merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak besar dalam membangun pola hidup sehat di lingkungan relawan. Ia juga menilai kegiatan ini efektif memperkuat solidaritas tim yang selama ini menjadi kekuatan utama dalam menjalankan program sosial.
“Iringan musik yang dinamis membuat suasana semakin hidup, dan kebersamaan terasa semakin erat di setiap gerakan,” tambahnya.
Hal serupa disampaikan oleh Ari Yudo, koordinator distribusi MBG Sukosari Lor. Ia mengaku merasakan langsung manfaat dari rutinitas tersebut, baik secara fisik maupun mental.
“Senam ini bukan hanya menjaga kebugaran, tapi juga membantu mengurangi stres. Kami jadi lebih segar dan bersemangat saat menjalankan tugas sosial,” katanya.
Ari berharap kegiatan ini terus dilakukan secara konsisten karena terbukti memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan kekompakan relawan. Ia juga menilai bahwa suasana santai dalam senam mampu menjadi pelepas penat dari rutinitas pelayanan yang cukup padat.
Sementara itu, Fausyiah selaku asisten lapangan menambahkan bahwa pihaknya berencana mengembangkan kegiatan serupa dengan variasi yang lebih beragam. Ke depan, program seperti jalan sehat hingga edukasi kesehatan bagi masyarakat akan mulai diperkenalkan untuk memperluas manfaat kegiatan.
Di sisi lain, kinerja SPPG Sukosari Lor dalam menjalankan program sosial juga terus menunjukkan capaian positif. Hingga saat ini, penyaluran makanan bergizi gratis telah menjangkau sebanyak 2.508 siswa dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Sukosari. Distribusi ribuan porsi makanan dilakukan setiap hari dengan sistem yang tertata, memastikan seluruh penerima mendapatkan manfaat secara merata.
Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi anak-anak di daerah tersebut. Dengan dukungan relawan yang sehat dan solid, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Kegiatan senam aerobik ini pun tidak hanya berdampak pada individu relawan, tetapi juga menciptakan budaya hidup sehat di lingkungan sekitar. Kehadiran aktivitas rutin ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk mulai menerapkan pola hidup aktif dan sehat.
Dengan semangat yang terus terjaga, para relawan SPPG Sukosari Lor membuktikan bahwa langkah kecil seperti senam bersama dapat memberikan dampak besar. Bergerak bersama bukan hanya soal kebugaran, tetapi juga tentang membangun kekuatan kolektif dalam melayani masyarakat.
