Pariaman – Dari tepian barat Sumatera yang tenang, geliat prestasi justru bergema nyaring. MAN Kota Pariaman kembali menggelar KOPAR Expo 2026, sebuah ajang yang kini bertransformasi menjadi ruang strategis untuk mencetak generasi muda berdaya saing nasional.
Pelaksanaan KOPAR Expo tahun ini tidak lagi sekadar rutinitas tahunan, melainkan telah berevolusi menjadi wadah pembinaan yang lebih komprehensif. Digelar dengan cakupan yang lebih luas, kegiatan ini menghadirkan kompetisi mulai dari tingkat Provinsi Sumatera Barat hingga level nasional, melibatkan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.
Pada tingkat provinsi, siswa jenjang SMP/MTs berpartisipasi dalam berbagai cabang seperti Tahfiz 2 Juz, Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), Puisi Dakwah, Cerdas Cermat, hingga Story Telling. Sementara itu, pelajar SMA/MA/SMK berkompetisi dalam Story Telling dan Scrabble Game yang menguji kemampuan bahasa serta ketajaman berpikir.
“Kalau kita hanya berhenti di level lokal, siswa kita tidak akan terbiasa dengan standar yang lebih tinggi. Melalui KOPAR Expo, kita dorong mereka untuk berani tampil, bersaing, dan mengukur kemampuan di level yang lebih luas,” ujar Kepala MAN Kota Pariaman, Emma Marni, Rabu (14/4/2026).
Transformasi signifikan tampak pada pembukaan kompetisi tingkat nasional untuk pertama kalinya. Cabang lomba seperti cipta baca puisi, film pendek, dan poster digital dihadirkan sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman. Kategori ini menuntut siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif dalam menyampaikan gagasan melalui media visual.
Menurut Emma Marni, dunia pendidikan saat ini menuntut lebih dari sekadar nilai akademik. Kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kreativitas, dan kolaborasi menjadi aspek penting yang harus dimiliki oleh generasi muda.
Kehadiran lomba berbasis digital menjadi bukti bahwa madrasah mampu beradaptasi dengan era transformasi teknologi. Siswa didorong untuk mengembangkan ide-ide inovatif yang relevan dengan perkembangan global, sekaligus memperkuat kepercayaan diri dalam berkarya.
Di sisi lain, nilai-nilai religius tetap dijaga melalui cabang lomba seperti Tahfiz dan MSQ. Keseimbangan antara aspek intelektual dan spiritual ini menjadi ciri khas pendidikan madrasah yang ingin terus dipertahankan.
Selain sebagai ajang kompetisi, KOPAR Expo juga berfungsi sebagai ruang interaksi lintas daerah. Para peserta tidak hanya bersaing, tetapi juga saling bertukar pengalaman, memperluas jaringan, serta memperkaya perspektif.
Konsistensi penyelenggaraan dari tahun ke tahun menunjukkan adanya arah yang jelas dalam pengembangan program ini. Dari skala lokal, berkembang ke tingkat provinsi, hingga kini berhasil menembus panggung nasional.
KOPAR Expo 2026 menjadi bukti bahwa daerah bukanlah batas untuk berprestasi. Dari Pariaman, langkah besar sedang dibangun untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya siap bersaing, tetapi juga siap memimpin masa depan Indonesia.
