Pasaman Barat – Komitmen pemerintah daerah dalam menjaga masa depan generasi muda kembali ditegaskan melalui langkah nyata. Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan meresmikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Kampung 5 Mahakarya, Senin (26/1/2026). Peresmian yang berlangsung di Jorong Lubuk Badak, Nagari Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo tersebut menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas gizi anak sekolah dan kesehatan masyarakat.
Dalam sambutannya, M. Ihpan menegaskan bahwa program Dapur MBG merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, pemerintah daerah tidak hanya bertindak sebagai pelaksana teknis, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap dapur ini dikelola secara transparan, berkelanjutan, dan tepat sasaran. Program ini harus memberi dampak positif, tidak hanya bagi kesehatan anak-anak, tetapi juga bagi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sekitar,” tegas Ihpan di hadapan para undangan.
Ia menambahkan, keberadaan dapur makan bergizi gratis merupakan langkah strategis untuk menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas pendidikan. Anak-anak yang memperoleh asupan gizi seimbang diyakini akan lebih sehat, fokus belajar, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa mendatang.
Menurut Wabup, persoalan gizi tidak bisa dipandang sebagai isu kesehatan semata, tetapi berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak agar program MBG tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
“Keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dapur atau ketersediaan anggaran, tetapi oleh komitmen bersama. Sekolah, orang tua, tenaga kesehatan, dan masyarakat harus bersinergi menjaga keberlanjutannya,” ujarnya.
Ihpan juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala. Langkah ini dinilai penting agar distribusi makanan benar-benar tepat sasaran dan standar gizi tetap terjaga. Dengan pengawasan yang konsisten, program MBG diharapkan menjadi model pelayanan publik yang efektif di bidang kesehatan dan pendidikan.
Peresmian Dapur MBG Mahakarya turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimca, tokoh masyarakat, serta perwakilan sekolah penerima manfaat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan penuh terhadap visi pemerintah daerah dalam membangun generasi Pasaman Barat yang sehat dan kuat.
Pemilik Dapur MBG Mahakarya, Syaifudin Zuhri, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah. Ia menyebutkan bahwa dapur yang dikelolanya menargetkan penyaluran sebanyak 1.385 porsi makanan bergizi setiap hari kepada siswa dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Mahakarya.
Adapun sekolah penerima manfaat meliputi RA Bakti III, TK Al Hidayah, TK Assalam, TK PAUD Harapan Bunda, SD 02, SD 06, SD 09, SD 15, SMPN 03, serta MTS Al-Hidayah. Dari jumlah tersebut, penerima porsi terbanyak adalah SMPN 03 Luhak Nan Duo dengan total 380 porsi per hari.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati M. Ihpan menegaskan bahwa dapur bergizi ini bukan proyek jangka pendek, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan Pasaman Barat. Ia berharap masyarakat ikut menjaga dan mendukung keberadaan dapur MBG agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi demi generasi.
