Tanah Datar – Delapan puluh tahun perjalanan Kementerian Agama bukan sekadar deretan angka, melainkan kisah panjang pengabdian yang dirayakan dengan rasa syukur dan kebanggaan. Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar menjadi momentum istimewa, terutama bagi dunia pendidikan madrasah. Dalam tasyakuran penutup rangkaian HAB, MTsN 5 Tanah Datar dianugerahi penghargaan atas capaian kinerja serta konsistensinya dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara tasyakuran yang digelar pada Selasa (20/1/2026), sebagai penutup rangkaian kegiatan HAB ke-80. MTsN 5 Tanah Datar dinilai berhasil menunjukkan kinerja positif, baik dari sisi akademik, manajemen kelembagaan, maupun pembinaan karakter peserta didik. Capaian ini sekaligus mempertegas peran madrasah sebagai pilar pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.
Kepala MTsN 5 Tanah Datar, Hardison, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh unsur madrasah.
“Penghargaan ini merupakan buah dari kerja bersama seluruh keluarga besar MTsN 5 Tanah Datar, mulai dari guru, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga dukungan orang tua dan komite madrasah. Kami berupaya menjaga keseimbangan antara mutu akademik dan penguatan karakter,” ujar Hardison dalam keterangannya, Selasa (20/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa madrasah saat ini dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, seiring perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Oleh karena itu, MTsN 5 Tanah Datar terus melakukan pembenahan dan inovasi pembelajaran agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman. Menurutnya, penguatan moderasi beragama, pembinaan akhlak, serta penanaman nilai toleransi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan di madrasah.
Sementara itu, Ketua Panitia HAB ke-80, Bahrul Fahmi, menyebut tasyakuran tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Amal Bakti tahun ini.
“Rangkaian HAB ke-80 kami tutup dengan tasyakuran sebagai wujud kebersamaan dan pengabdian Kementerian Agama kepada masyarakat,” katanya.
Ia merinci, kegiatan HAB ke-80 di Tanah Datar diisi dengan berbagai agenda, mulai dari lomba edukatif, olahraga, kegiatan keagamaan, hingga aksi bakti sosial bagi masyarakat yang terdampak bencana. Seluruh kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, termasuk aparatur sipil negara Kemenag, Dharma Wanita Persatuan, penghulu dan penyuluh KUA, hingga civitas akademika madrasah dan pesantren.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar turut memberikan apresiasi atas kontribusi Kemenag dalam pembangunan daerah. Melalui Staf Ahli Bupati, Suhermen, pemerintah daerah menyampaikan harapan agar sinergi dengan Kemenag terus diperkuat, khususnya dalam mendukung program keagamaan unggulan seperti Satu Rumah Satu Hafiz.
Sebagai penutup rangkaian HAB ke-80, panitia juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba yang diikuti oleh ASN Kemenag, Dharma Wanita Persatuan, penghulu dan penyuluh KUA, civitas akademika madrasah, pesantren, santri MDT, hingga pengurus masjid. Momentum ini menjadi penegasan bahwa HAB bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi refleksi pengabdian dan komitmen bersama dalam membangun pendidikan dan kehidupan keagamaan yang lebih baik.
