Jember – Derai senyum mewarnai ruang RSUD dr. Soebandi saat program Bakti Sosial Gus’e Peduli Kesehatan kembali digelar pada Jumat (5/9/2025). Untuk ketiga kalinya, Pemkab Jember menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, kali ini berupa operasi bibir sumbing dan penyerahan bantuan kaki palsu.
Dalam pelaksanaan kegiatan, sebanyak 9 orang mendaftar sebagai peserta operasi bibir sumbing, namun setelah pemeriksaan medis hanya 5 pasien yang dinyatakan layak untuk menjalani tindakan. Selain itu, 10 penerima bantuan kaki palsu juga mendapatkan dukungan baru yang untuk pertama kalinya disalurkan di RSUD dr. Soebandi Jember.
Penanggung jawab kegiatan, dr. Ulfa Elliah dari Tim TP3D bidang kesehatan Pemkab Jember, menegaskan pentingnya inovasi dalam layanan sosial kesehatan. “Ini pertama kalinya dilakukan di RS dr. Soebandi, semoga ke depan bisa terus berlanjut dan menjadi agenda rutin,” ujarnya.
Kegiatan baksos ini tidak berdiri sendiri, melainkan hasil kolaborasi dengan NGO Mahatma Gandi Bali serta dukungan dari Kementerian Sosial. Dukungan lintas lembaga inilah yang menjadikan program Gus’e Peduli Kesehatan semakin luas manfaatnya.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Helmi Lukman, S.Sos., juga menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini telah dimulai sejak bulan lalu dengan berbagai agenda kesehatan. “Alhamdulillah, kali ini kita bisa melaksanakan operasi bibir sumbing dengan dukungan MCU Smile Train, serta bantuan kaki dan tangan palsu dari Mahatma Gandi Bali bekerja sama dengan Kementerian Sosial,” jelas Helmi.
Ia menambahkan bahwa sasaran penerima manfaat tidak terbatas pada masyarakat Jember saja. Warga dari kabupaten sekitar, termasuk Bondowoso, turut serta dalam program ini. Menurut Helmi, hal tersebut sekaligus menjadi bukti kesiapan RSUD dr. Soebandi sebagai rumah sakit rujukan regional, khususnya dalam layanan operasi plastik bibir sumbing.
“Harapannya, RS dr. Soebandi semakin dikenal sebagai rumah sakit rujukan dari 7 kabupaten/kota sekitar Tapal Kuda, dengan kemampuan yang sudah layak dan tenaga spesialis yang memadai,” tutur Helmi.
Melalui program Gus’e Peduli Kesehatan, Pemkab Jember menegaskan komitmennya untuk menyediakan akses layanan kesehatan gratis. Kolaborasi lintas instansi dan organisasi diharapkan dapat terus diperkuat agar manfaat baksos semakin dirasakan masyarakat luas. (ADV).
