Kerinci – Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Kerinci setelah Bupati Monadi, S.Sos., M.Si. menerima Piagam Penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jambi atas keberhasilan luar biasa menurunkan angka stunting secara signifikan di wilayahnya. Data terbaru mencatat prevalensi stunting di Kerinci kini berada pada angka 8,7% pada tahun 2025, jauh di bawah rata-rata nasional.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap keseriusan dan kerja kolaboratif berbagai pihak dalam menangani stunting, yang selama ini menjadi perhatian utama dalam agenda pembangunan kesehatan nasional.
“Capaian ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh masyarakat Kerinci. Ini bukti nyata bahwa jika kita bekerja bersama, hasil luar biasa bisa kita capai,” ujar Bupati Monadi dalam sambutannya.
Keberhasilan ini dicapai berkat kerja sama lintas sektor yang kuat, melibatkan tenaga kesehatan, kader posyandu, pemerintah desa, serta peran aktif masyarakat dalam program-program peningkatan gizi dan kesehatan anak. Strategi yang dijalankan mencakup edukasi gizi, pemantauan pertumbuhan balita, serta pendampingan intensif bagi keluarga berisiko tinggi.
Lebih jauh, Bupati Monadi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk terus melanjutkan dan meningkatkan upaya penanggulangan stunting. Fokus utama tetap pada pemenuhan hak anak untuk tumbuh sehat, cerdas, dan optimal secara fisik serta mental.
Dengan pencapaian ini, Kerinci kini menjadi salah satu kabupaten percontohan dalam penanganan stunting, tidak hanya di Provinsi Jambi, tetapi juga secara nasional. Pemerintah daerah berharap capaian ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk lebih aktif dalam mengatasi masalah gizi kronis pada anak. (ADV).
