Samarinda – Semangat juang dan sportivitas terpancar dari halaman SMA Negeri 5 Samarinda saat Turnamen Bola Voli Smala Cup II Tahun 2025 resmi dibuka, Rabu (16/4/2025). Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, memimpin pembukaan turnamen yang diikuti pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kaltim dengan pemukulan gong, menandai dimulainya ajang pencarian talenta muda Benua Etam di cabang bola voli.
Turut mendampingi dalam seremoni tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Rahmat Ramadhan, Kepala SMA Negeri 5 Budiono, serta perwakilan dari Pengurus PBVSI Kaltim dan Kota Samarinda. Turnamen ini digelar bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian penting dari pembinaan atlet muda dan penguatan nilai-nilai pendidikan karakter.
“Smala Cup ini bukan sekadar soal menang atau kalah. Kita harus junjung tinggi kejujuran dan sportivitas, saling menghargai. Yang terpenting adalah semangat belajar dan bertanding dengan fair,” kata Seno Aji dalam sambutannya.
Ia menegaskan pentingnya semangat kompetitif yang positif bagi para pelajar yang datang dari berbagai daerah di Kaltim. Menurutnya, kehadiran mereka merupakan bukti komitmen untuk berprestasi dan membawa nama baik sekolah masing-masing.
“Kalian sudah datang jauh-jauh ke Samarinda. Tunjukkan yang terbaik untuk sekolah kalian. Jadikan ini momentum untuk berprestasi,” tegasnya.
Seno Aji juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kaltim sangat mendukung upaya pencarian dan pembinaan atlet usia dini. Ia menyebutkan bahwa turnamen semacam ini akan dipantau langsung oleh pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) baik di tingkat kota maupun provinsi untuk menjaring bibit unggul.
“Dari kalian, pasti ada bibit unggul yang bisa kita dorong jadi andalan tim voli Kaltim di masa depan. Maka tunjukkan kemampuan kalian sebaik mungkin,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Seno Aji memberikan dorongan kepada sekolah-sekolah lain untuk menggelar turnamen olahraga serupa. Ia percaya bahwa semakin banyak ajang seperti ini, maka semakin besar pula peluang Kaltim memiliki atlet berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional.
“Kalau SMAN 1 menggelar turnamen sepak bola, SMAN 2 adakan turnamen basket, maka kita akan punya banyak ajang untuk menyaring bibit-bibit terbaik dari sekolah,” pungkasnya.
