Kediri – Suasana khidmat membalut Aula Al Muktamar Lirboyo saat Majlis Dzikir Maulidurrasul SAW dan Haul Akbar Masayikh Lirboyo 2025 digelar pada Kamis (24/4/2025). Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin atau akrab disapa Gus Qowim, turut hadir dalam acara penuh keberkahan yang diadakan di Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah Lirboyo ini.
Dalam keterangannya, Gus Qowim menegaskan bahwa haul dan maulid bukan sekadar seremoni rutin, melainkan ritual intelektual-spiritual yang membangkitkan kembali ingatan pada peran besar para ulama dalam membangun peradaban melalui ilmu, dzikir, dan amal shaleh. Ia menyebut, kegiatan ini sangat sejalan dengan visi Kota Kediri Mapan, yang diusung bersama Wali Kota Vinanda.
“Kami yakin, kota yang menaruh hormat pada para kiai dan menjaga majlis dzikir seperti ini, adalah kota yang akan dijaga oleh Allah. Insyaallah, dari Kediri akan terus tumbuh generasi yang kuat ilmunya, lembut akhlaknya, dan kokoh imannya,” terang Gus Qowim dengan penuh keyakinan.
Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan majlis ini sebagai momentum memperkuat ukhuwah islamiyah serta memperteguh komitmen dalam melestarikan perjuangan para kiai dan ulama.
“Kita teruskan perjuangan mereka, baik dalam ilmu, amal, maupun akhlak. Insyaallah, keberkahan para masyayikh akan menyertai setiap langkah kita dalam membangun Kota Kediri tercinta,” tutupnya.
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting seperti Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, KH Reza Ahmad Zahid, KH Melvien Zainul Asyiqien, KH Abdurrahman, KH M. Najib Zamzani, Habib Abdul Qodir Bin Umar Mauladdawilah, serta masyayikh lainnya. Hadir pula keluarga besar Almarhum Al Maghfurlah KH Imam Yahya Mahrus, memperkuat suasana penuh cinta dan penghormatan terhadap tradisi ulama.
Majlis Dzikir dan Haul Akbar ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap para pendiri pesantren, tetapi juga memperkuat tekad seluruh masyarakat untuk menjaga nilai-nilai keislaman dalam membangun masa depan Kota Kediri.
