Subang – Arus lalu lintas di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga Tol Cipali pada Minggu (30/3/2025), yang bertepatan dengan H-1 Lebaran 1446 Hijriah, terpantau lancar tanpa kepadatan berarti. Fenomena ini menjadi ironi di tengah ekspektasi lonjakan arus mudik di akhir pekan jelang hari raya.
Menurut data Astra Tol Cipali, sejak pukul 00.00 hingga 15.00 WIB, tercatat sekitar 32 ribu kendaraan melintasi arah Jakarta menuju Cirebon. Jumlah ini menunjukkan penurunan signifikan, sekitar 56 persen dibandingkan hari sebelumnya pada jam yang sama.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, menyatakan bahwa arus kendaraan mengalami penurunan usai dihentikannya kebijakan satu arah di Tol Cipali pada pukul 09.28 WIB.
“Volume kendaraan cenderung melandai namun tetap ramai lancar. Dari arah sebaliknya, hanya sekitar 2.700 kendaraan melintasi Cikopo menuju Jakarta,” ujarnya di Kabupaten Subang.
Ia menambahkan bahwa sepanjang Minggu pagi hingga sore, rest area di sepanjang jalan Tol Cipali juga tampak lengang. Ketersediaan lahan parkir dan fasilitas toilet membuat perjalanan pemudik lebih nyaman.
Dalam kondisi lalu lintas yang cenderung normal ini, Ardam mengimbau para pengemudi agar tetap menjaga batas kecepatan dan jarak aman antar kendaraan.
Di ruas Tol Jakarta-Cikampek, situasi serupa juga terjadi. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), Ria Marlinda Paallo, mengungkapkan bahwa tidak ada kemacetan signifikan sepanjang siang hingga sore hari.
Pada periode H-10 hingga H-2 Lebaran (21–29 Maret 2025), PT JTT mencatat sebanyak 605.228 kendaraan menuju wilayah timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama. Angka ini melonjak 139,20 persen dibandingkan rata-rata harian normal yang berada di kisaran 253.018 kendaraan.
Ria juga menyampaikan bahwa kebijakan satu arah nasional dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 414 GT Kalikangkung, serta satu arah lokal dari KM 414 hingga KM 459 di Tol Semarang-Solo, telah resmi dihentikan sejak Minggu pagi.
Dengan berakhirnya rekayasa lalu lintas satu arah, arus kendaraan kini dapat melaju normal di kedua arah Tol Trans Jawa, memperlancar sisa perjalanan para pemudik menuju kampung halaman.
Kondisi lalu lintas yang terkendali ini diharapkan bertahan hingga puncak arus balik nanti.
