Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) akhirnya akan melanjutkan proyek infrastruktur Jembatan Jalan Ring Road Sangatta Utara. Proyek ini dapat meningkatkan konektivitas dan keamanan jalan bagi masyarakat setempat serta mengurangi kemacetan di pusat kota.
Ketua DPRD Kutim, Joni, mengungkapkan bahwa perbaikan jembatan ini akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan, dan mungkin juga dalam APBD murni tahun 2024. “Jembatan ring road mau diperbaiki kelihatannya di anggaran perubahan karena di pembahasan itu sudah dibersihkan juga bahkan mungkin masuk di anggaran murni 2024,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (17/5/2024) kemaren.
Joni menekankan pentingnya jalur ini untuk mengurangi kemacetan di jalan kota. “Jalur ini penting untuk menghindari macet di jalan kota, kendaraan besar bisa menggunakan jalur ini,” jelasnya. Menurutnya, dengan adanya jalur alternatif ini, kendaraan bermuatan berat tidak perlu lagi melewati jalan-jalan dalam kota yang sering kali padat.
Berdasarkan informasi dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), jalur ini memang dirancang untuk mengakomodasi kendaraan bermuatan berat agar tidak memasuki area perkotaan.
“Perencanaan Bappeda, mobil bermuatan berat itu kesana jadi tidak masuk kota, sebenarnya jalur ini sudah sangat lama dipersiapkan untuk itu,” paparnya.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Aqla, menyampaikan bahwa pihaknya telah menganggarkan dana sebesar Rp 8 miliar dari APBD untuk konstruksi jembatan tersebut.
“Sudah dianggarkan sekitar Rp 8 miliar untuk jembatan itu,” kata Aqla beberapa waktu lalu.
Proyek pembangunan Jembatan Ring Road Sangatta Utara ini diharapkan segera terealisasi untuk memperlancar arus lalu lintas dan meningkatkan efisiensi transportasi di daerah tersebut. Infrastruktur ini tidak hanya akan memberikan kemudahan bagi kendaraan besar, tetapi juga akan mengurangi beban lalu lintas di jalan utama kota, memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan lainnya.
DPRD Kutim berharap bahwa perbaikan dan pembangunan jembatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kutai Timur. Keberhasilan proyek ini akan menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas infrastruktur dan transportasi di wilayah tersebut, yang pada gilirannya akan mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
